Diminta Urus Persikas, Dedi Mulyadi Berkelakar: Ngurus Istri Aja Belum Bisa
Dedi merespons permintaan agar dirinya turun tangan mengurus klub sepak bola kebanggaan warga Subang tersebut, dengan gaya khasnya yang lugas namun penuh kelakar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik lewat celetukan jenakanya saat bertemu langsung dengan rombongan suporter Persikas Subang.
Dalam momen penuh warna itu, Dedi merespons permintaan agar dirinya turun tangan mengurus klub sepak bola kebanggaan warga Subang tersebut, dengan gaya khasnya yang lugas namun penuh kelakar.
Pertemuan terjadi di sela acara Nganjang ka Warga, ketika sekelompok pendukung Persikas menyampaikan harapan agar tim kebanggaan mereka bisa kembali berkompetisi di Liga 2.
Salah satu perwakilan suporter bahkan menyuarakan kekhawatiran jika Persikas sampai diakusisi oleh daerah lain.
“Kami minta maaf ke bapak, dan meminta Persikas tidak diakusisi oleh daerah lain,” ujar perwakilan Persikas.
Dedi merespons dengan tegas namun santai. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan klub profesional seperti Persikas bukanlah wewenang gubernur, melainkan sepenuhnya urusan manajemen klub dan, jika ada, bupati sebagai pemimpin daerah.
"Ini saya sedang bersama rombongan suporter Persikas yang teriak yel-yelnya salah alamat. Urusan Persikas mah urusan bupati, lain gubernur. Bupati ge lamun boga duit, ngebantuin, tapi jangan pake uang negara," ujar Dedi.
Suasana makin cair saat Dedi menanggapi langsung perwakilan suporter yang awalnya menyatakan hendak berdemo kepada bupati, namun menyampaikan keluhan di hadapannya.
"Jadi kamu teh mau demo gubernur atau bupati?" tanya Dedi.
"Bupati, Pak."
"Kenapa demo pa bupati ngomongnya depan saya?" jawabnya, disambut tawa warga.
Namun puncak kelakar Dedi terjadi saat dirinya diminta langsung untuk mengurus Persikas. Ia menjawab santai namun menggelitik.
“Embung aing mah, tong boro ngurus bola, ngurus pamajikan ge can bisa!”
(“Nggak mau saya mah, jangankan ngurus bola, urus istri aja belum bisa!”)
Jawaban itu memicu gelak tawa dari para hadirin dan menunjukkan cara Dedi meredam ketegangan dengan humor khas Sunda-nya.
Di akhir pertemuan, perwakilan aliansi suporter Persikas menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan panitia atas kegaduhan yang sempat terjadi.
Editor : Firda Rachmawati


