Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Kejar Target Vaksinasi Booster Capai 50 Persen

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung kejar target capaian vaksinasi booster hingga 50 persen pada akhir Agustus 2022.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Kejar Target Vaksinasi Booster Capai 50 Persen
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung kejar target capaian vaksinasi booster hingga 50 persen pada akhir Agustus 2022.

INILAHKORAN.Com,Soreang- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung kejar target capaian vaksinasi booster hingga 50 persen pada akhir Agustus 2022.

Demi mengejar capaian target vaksinasi booster hingga 50 persen tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung kembali menggerakan relawan vaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Wiwit Pujiastuti mengatakan, pemberian booster atau vaksin dosis ketiga itu harus dibarengi dengan penyelesaian vaksinasi dosis kedua.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Modus Baru Incar Emak-emak Dengan Jual Perabotan Rumah Tangga

Karena hingga sejauh ini baru 82,18 persen masyarakat sasaran yang mendapat vaksin dosis kedua.

"Pemberian dosis ketiga ini baru 36,27 persen hingga 18 Juli 2022. Sedangkan dosis keduanya baru 82,18 persen," kata Wiwit Pujiastuti di Soreang, Rabu 20 Juli 2022.

"Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19. Dan menargetkan 50 persen warga sudah divaksin booster sampai akhir Agustus itu," imbuhnya.

Baca Juga: Semester I 2022, 10 Orang Warga KBB Meninggal Dunia dan Ratusan Warga Terjangkit DBD

Wiwit menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemetaan mengenai capaian vaksinaso dosis kedua dan ketiga disetiap kecamatan.

Pemetaan ini juga termasuk menghitung kebutuhan vaksin. Untuk sementara ini, kebutuhan seperti Sinovac dan Johnson & Johnson masih ada.

Sedangkan untuk Pfizer, Moderna, AstraZeneca, pihaknya telah mengajukan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

Baca Juga: Sonya Fatmala Positif Covid 19, Begini Kondisinya

"Kami sudah mengajukan kebutuhan, tapi jadwalnya belum ada. Sekarang addingnya per bulan, dropping sesuai kapasitas dan kemampuan dari pelaksanaan di daerah," ujarnya.

Wiwit melanjutkan, untuk memenuhi target capaian 50 persen jangkauan vaksin booster pada akhir Agustus ini, pihaknya pun bekerja sama dengan lintas sektor, termasuk dengan unsur TNI/Polri serta swasta.

Sosialisasi juga gencar dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.

Baca Juga: Kala Ridwan Kamil Ikut Citayam Fashion Week Bareng Mamang Ojol

"Kemudian kami juga mendirikan dan melaksanakam sentra vaksin. Seperti di Borma Cileunyi dan di PT INTI (Dayeuhkolot) sudah berjalan hampir satu bulan," ungkap Wiwit

"Nah sekarang kami tambah lagi di Borma Katapang. Berbagai tempat wisata juga kami imbau melakukan screening kembali dengan aplikasi Pedulilindungi. Agar pengunjung yang belum booster tidak diperbolehkan masuk," ujarnya.

Wiwit menambahkan, Dinkes juga kembali menggerakkan relawan vaksin untuk melakukan vaksinasi jemput bola kepada masyarakat yang kesulitan menjangkau lokasi vaksinasi.

Baca Juga: VIral! Anak SCBD Sebut Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil, Anies Baswedan : Resiko Kalah Ganteng

Di tiap kecamatan, tim relawan tersebut beranggotakan sedikitnya lima orang.

"Relawan vaksin yang ada kami perpanjang sampai akhir Agustus, kami bersyukur mendapatkan dana untuk relawan vaksin. Mereka itu ditempatkan di kecamatan-kecamatan, totalnya ada 170 orang,"katanya.

Disinggung mengenai sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Bandung. Kata dia, saat ini trennya masih fluktuatif.

Baca Juga: Rizieq Shihab Tegaskan Bebas Bersyaratnya Bukan dari Partai Politik atau Pejabat

Serta dalam sepekan terakhir ini masih muncul kasus baru. Jumlah total warga yang terpapar, hingga 18 Juli kemarin, tercatat sebanyak 214 kasus aktiv.***(rd dani r nugraha).


Editor : inilahkoran