DPRD Jabar Kawal Trase Baru Batutulis, Progres Capai 22 Persen, Rampung Oktober Nanti

Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono memastikan pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor terus berjalan sesuai jadwal. 

DPRD Jabar Kawal Trase Baru Batutulis, Progres Capai 22 Persen, Rampung Oktober Nanti
Saat meninjau lokasi proyek, Ono Surono menegaskan pembangunan trase baru menjadi langkah penting untuk memulihkan konektivitas warga sekaligus memperkuat mitigasi bencana di kawasan Batutulis. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono memastikan pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor terus berjalan sesuai jadwal. 

Proyek pengganti jalur yang terdampak longsor pada 2025 itu kini telah mencapai progres 22 persen dan ditargetkan tuntas pada Oktober 2026.

Saat meninjau lokasi proyek, Ono Surono menegaskan pembangunan trase baru menjadi langkah penting untuk memulihkan konektivitas warga sekaligus memperkuat mitigasi bencana di kawasan Batutulis.

“Jadi kunjungan kali ini kita meninjau pembanguan trase baru Batutulis yang pada 2025 mengalami longsor. Alhamdulilah hari ini pembangunannya sudah berjalan. Konstruksi dibiayai melalui APBD Provinsi Jabar, sedangkan pembebasan lahannya dilakukan Pemerintah Kota Bogor," ujar Ono, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak lepas dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Sinergi kedua pihak dinilai menjadi faktor utama agar proyek strategis tersebut dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, pekerjaan konstruksi saat ini telah mencapai 22 persen. Ono optimistis target penyelesaian pada Oktober mendatang dapat tercapai.

“Insyaallah Oktober 2026 nanti pembangunan selesai, yang dibangun bukan hanya jalannya. Tetapi juga sistem drainase, taman, dan penghijauan kembali kawasan Leuweung Batutulis. Kawasan tersebut akan dihijaukan kembali sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya longsor di masa mendatang,” ucapnya.

Dia menekankan, proyek itu tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga penataan lingkungan yang berkelanjutan. Sistem drainase, ruang hijau, dan rehabilitasi kawasan Leuweung Batutulis menjadi bagian integral untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Ono juga mengingatkan kontraktor pelaksana agar menjaga kenyamanan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Kendaraan proyek diminta tidak meninggalkan material di badan jalan yang dapat mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan.

DPRD Jabar, lanjut Ono, akan terus mengawal proyek-proyek infrastruktur strategis agar selesai tepat waktu, memenuhi standar kualitas, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pembangunan trase baru Batutulis diharapkan menjadi solusi permanen atas terputusnya akses transportasi akibat longsor, sekaligus menjadi contoh pembangunan infrastruktur yang mengedepankan aspek keselamatan, mitigasi bencana, dan kelestarian lingkungan. 


Editor : Doni Ramdhani