Fakta Program MBG di KBB, Disnakertrans Belum Terima Data Jumlah Pegawai yang Bekerja

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menyisakan sejumlah persoalan.

Fakta Program MBG di KBB, Disnakertrans Belum Terima Data Jumlah Pegawai yang Bekerja

INILAHKORAN, Ngamprah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menyisakan sejumlah persoalan.

Tak cuma keracunan massal yang menelan ribuan korban, Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB juga mencatat dari 122 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baru 36 yang baru memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Terbaru, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB mengungkap bahwa pihaknya belum menerima data jumlah pegawai yang bekerja di ratusan SPPG yang ada di wilayahnya.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industri dan Syarat Kerja pada Disnakertrans KBB, Henny Asfahani saat ditemui, Selasa 11 November 2025.

Henny menyebut, hingga saat ini belum ada pelaporan yang jelas mengenai jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam program MBG dari masing-masing SPPG.

Hal ini sempat menimbulkan pertanyaan apakah seluruh tenaga kerja tersebut telah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami belum menerima data pekerja secara lengkap dari setiap dapur SPPG," sebutnya.

"Namun, informasi yang kami terima dari internal SPPG menyebutkan bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan telah dibayarkan," ujarnya.

Pihaknya berharap agar SPPG segera memberikan data yang akurat dan lengkap mengenai jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam program MBG.

"Tujuannya agar hak-hak pekerja dapat terlindungi dengan baik," katanya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti