Fix! Besok PKB Gabung Koalisi KIM pada Pilbup Cirebon 2024

Konstelasi politik Pilbup Cirebon 2024 mulai memanas. Bila tidak aral melintang, Selasa 18 Juni 2024 besok DPC PKB Kabupaten Cirebon akan ikut bergabung dengan koalisi KIM yaitu koalisi Partai Golkar, Gerindra, dan Demokrat.

Fix! Besok PKB Gabung Koalisi KIM pada Pilbup Cirebon 2024
Hal tersebut dibenarkan Ketua Desk Pilkada Kabupaten Cirebon Mahmudi, Senin 17 Juni 2024. Artinya, di KIM itu akan ada 4 partai politik besar di Pilbup Cirebon 2024. Koalisi tersebut merupakan gabungan PKB, Golkar, Gerinda, dan Demokrat. (maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Konstelasi politik Pilbup Cirebon 2024 mulai memanas. Bila tidak aral melintang, Selasa 18 Juni 2024 besok DPC PKB Kabupaten Cirebon akan ikut bergabung dengan koalisi KIM yaitu koalisi Partai Golkar, Gerindra, dan Demokrat.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Desk Pilkada Kabupaten Cirebon Mahmudi, Senin 17 Juni 2024. Artinya, di KIM itu akan ada 4 partai politik besar di Pilbup Cirebon 2024. Koalisi tersebut merupakan gabungan PKB, Golkar, Gerinda, dan Demokrat.

"Besok kita akan deklarasikan koalisi PKB, Golkar, Gerindra, dan Demokrat. Semoga ini awal yang baik mencari calon bupati dan wakil bupati Cirebon pada Pilbup Cirebon 2024," ungkapnya.

Namun, deklarasi tersebut diakunya bukan untuk menentukan siapa bakal calon bupati dan wakil bupati. Deklarasi itu hanya menyatukan empat parpol besar dalam konstalasi pilkada di Kabupaten Cirebon. Alasannya, semua parpol yaitu Golkar, Gerindra, dan Demokrat juga masing masing sudah punya calon.

"Semua calon berpotensi. Untuk itu PKB ikut gabung koalisi dengan tujuan sama sama menbangun kabupaten Cirebon ke arah yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Terkait siapa calon yang akan di rekom oleh PKB, dirinya belum bisa memberikan gambaran yang cukup signifikan. Namun beberapa calon sebut saja Yadi Wikarsa, AB atau Didit serta calon lainnya berpeluang mendapatkan rekom dari PKB. Tapi, PKB tidak akan memberikan surat tugas terlebih dahulu, seperti parpol lainnya.

"PKB itu langsung memberikan rekom tanpa memberikan surat tugas terlebih dahulu. Nanti semua dibicarakan di koalisi, setelah calon dari PKB sudah ada yang diberikan rekom," ucapnya.

Halaman :


Editor : Doni Ramdhani