FULHAM VS CHELSEA: KAWAN JADI LAWAN
ROBINSON DUA sahabat karib mengadu taktik dalam laga pertama mereka sebagai pelatih di Liga Primer Inggris.Romantisme hanya lagu lama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Dulu, Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso berdiri di sisi yang sama.Persahabatan keduanya terjalin sejak sama-sama membela Liverpool pada rentang 2007-2009.
Arbeloa dan Alonso kemudian memutuskan pindah ke Real Madrid dan bermain bersama pada 2009- 2014.
Keduanya juga ada di skuad Spanyol saat juara Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012.
Di luar lapangan, mereka adalah sahabat karib yang menghabiskan waktu luang bersama keluarga.
Musim lalu, ketika Alonso diberhentikan manajemen Real Madrid pada bulan Januari, Arbelo naik dari tim muda untuk melanjutkan tongkat estafet kepelatihan sang sahabat hingga akhir musim Kini, takdir mempertemukan mereka di pinggir lapangan hijau Liga Inggris dengan seragam yang berbeda. Selama 90 menit di Craven Cottage, Selasa (25/8) dini hari WIB, tidak ada lagi cerita tentang masa lalu atau berbagi tawa di ruang ganti.
Alonso bakal matimatian memutar otak untuk mengantarkan Chelsea meraih kemenangan perdananya musim ini.
Di sisi lain, Arbeloa sadar publik tuan rumah Fulham menuntut poin sempurna.
Maka, Alonso mengaku dirinya benar-benar menepikan sisi persahabatan dengan Arbeloa. Dia hanya ingin memenangi laga ini.
“Jelas, kalian bisa punya kedekatan. Namun, begitu berada di lapangan, tidak ada teman, tidak ada masa lalu,” ungkap Alonso.
Alonso sedang menanggung beban yang teramat berat. Maka wajar, dia nyaris selalu serius memimpin timnya di setiap sesi latihan ataupun laga uji coba.
Sejak tiba di Cobham pada Juli 2026, ia tidak ragu melakukan perombakan radikal untuk merampingkan skuad.Metode latihannya yang intens menuntut komitmen penuh dari setiap pemain.
Alonso menerapkan kebijakan tegas dengan memisahkan hingga 12 pemain dari latihan utama— termasuk nama besar seperti Nicolas Jackson—demi membangun identitas tim yang ramping dan kompetitif.
Langkah ini membuktikan bahwa Alonso datang ke London bukan untuk berkompromi dengan ego bintang, melainkan untuk menegakkan kedisiplinan.
Bagi para pendukung Chelsea, kehadiran Alonso yang sukses membawa Bayer Leverkusen juara adalah oase setelah beberapa musim yang bergejolak. Alonso secara realistis meminta kesabaran dari para penggemar karena sadar timnya masih dalam proses adaptasi taktik baru, kemungkinan besar beralih ke formasi fleksibel 3-4-3.
Di sisi lain, Arbeloa juga menunjukkan sikap yang sama tentang persahabatannya dengan Alonso. Dia tak ragu membidik kemenangan di laga perdananya sebagai pelatih Fulham.
“Selama 90 menit, kita tidak akan berteman, karena kita sama-sama ingin memenangkan pertandingan ini,” ujar Arbeloa dikutip dari BeIN Sports.
Di bawah komando Arbeloa, Fulham menjelma dengan energi muda, termasuk kehadiran talentatalenta seperti Gonzalo Garcia yang diboyong dari Spanyol. (bsf )
HEAD TO HEAD 08/01/2026: Fulham 2-1 Chelsea 30/08/2025: Chelsea 2-0 Fulham 20/04/2025: Fulham 1-2 Chelsea 26/12/2024: Chelsea 1-2 Fulham 13/01/2024: Chelsea 1-0 Fulham
5 LAGA TERAKHIR FULHAM 15/08/2026: Fulham 1-0 Stuttgart 13/08/2026: Malaga 2-2 Fulham 08/08/2026: Fulham 1-2 Crystal Palace 01/08/2026: SC Farense 1-2 Fulham 29/07/2026: Al Ahli SC 1-1 Fulham
5 LAGA TERAKHIR CHELSEA 15/08/2026: Chelsea 3-1 Real Sociedad 09/08/2026: Johor DT 3-3 Chelsea 08/08/2026: Chelsea 3-0 AC Milan 05/08/2026: Chelsea 0-1 Juventus 01/08/2026: Chelsea 1-2 Tottenham
PRAKIRAAN PEMAIN Fulham (4-2-3-1): Leno; Castagne, Bassey, Cuenca, Robinson; Iwobi, Berge; Bobb, King, Palacios; Garcia.
Pelatih: Alvaro Arbeloa.
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; James, Lacroix, Colwill; Neto, Caicedo, Lavia, Palestra; Palmer, Rogers; Joao Pedro.
Pelatih: Xabi Alonso.
Editor : Inilahkoran

