Ganjar Pranowo Muncul di Tayangan Azan TV, Sekjen PDIP Sebut Bukan Politik Identitas
Sekjen PDIP mengklaim bahwa kemunculan Ganjar Pranowo di tayangan azan TV bukan politik identitas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Belakangan ini kemunculan Ganjar Pranowo di tayangan azan salah satu stasiun TV menjadi perbincangan publik di media sosial.
Ganjar Pranowo dituding melakukan politik identitas setelah muncul dalam tayangan azan di TV tersebut.
Menanggapi tudingan Ganjar Pranowo soal politik identitas, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara.
Hasto menilai kemunculan Ganjar Pranowo dalam video azan tersebut bukan merupakan politik identitas.
"Bukan (politik identitas), karena dari sisi pak Ganjar Pranowo merupakan sosok yang religius, religiutasnya tidak dibuat-buat," kata Hasto.
Selain itu, Hasto juga menilai hal tersebut merupakan ajakan Ganjar Pranowo kepada masyarakat untuk taat beribadah dan memiliki nilai positif.
Dirinya meminta agar tampilan spiritualitas sebagai bangsa tidak langsung dihubung-hubungkan dengan politik identitas.
"Kalau untuk mengajak masyarakat dengan senyum, untuk berdoa bersama untuk menjalankan solat lima waktu, itu merupakan hal positif," ujar Hasto.
Menurut Hasto, hal ini juga berlaku untuk agama-agama lain yang ada di Indonesia dan tidak dikaitkan dengan politik identitas.
"Bagi umat Kristen mengajak ke gereja, bagi umat Hindu di Pura, itu merupakan sesuatu yang bagus. Karena itu jangan menampilkan identitas yang menunjukkan spiritualitas sebagai bangsa lalu kemudian dikatakan politik identitas," tuturnya.
Di sisi lain, Hasto menyebut bahwa politik identitas yang ditudingkan kepada Ganjar Pranowo diungkapkan oleh orang-orang yang tidak memiliki prestasi.
"Ya, (tudingan) politik identitas itu disampaikan oleh orang-orang yang tidak punya rekam jejak prestasi," ujarnya.***
Editor : Firda Rachmawati


