Gegara Hal ini, Pelantikan Anggota DPRD KBB Kuras Anggaran hingga Rp 300 Juta

Pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang digelar di Hotel Novena, Kecamatan Lembang, Senin 26 Agustus 2024 menuai sorotan.

Gegara Hal ini, Pelantikan Anggota DPRD KBB Kuras Anggaran hingga Rp 300 Juta
Pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang digelar di Hotel Novena, Kecamatan Lembang, Senin 26 Agustus 2024 menuai sorotan./

INILAHKORAN, Ngamprah - pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang digelar di Hotel Novena, Kecamatan Lembang, Senin 26 Agustus 2024 menuai sorotan.

Pasalnya, pelantikan anggota dewan baik di Kota Cimahi maupun Kabupaten Bandung justru digelar di Gedung DPRD masing-masing.

Sekretaris DPRD KBB, Rony Rudyana beralasan hal itu dilakukan lantaran gedung baru DPRD KBB yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah belum bisa ditempati.

Sedangkan, sambung Rony, Gedung DPRD KBB yang saat ini ditempati di Jalan Raya Tagog Padalarang tidak memungkinkan untuk kegiatan-kegiatan besar.

"Akibat belum menempati gedung baru DPRD di Ngamprah, maka setiap mengadakan kegiatan acara besar seperti Rapat Paripurna harus menyewa tempat di hotel," kata Rony, Senin 26 Agustus 2024.

Dikarenakan DPRD KBB tidak mempunyai gedung sendiri, pihaknya harus rela mengeluarkan nominal anggaran yang cukup fantastis setiap kali dalam setiap kali kegiatan.

"Ini paripurna biasa, cuman kita mengundang lebih banyak undangan. Ini biaya mamin sewa hotel, enggak sampai Rp300 juta. Ini konsekuensi kita kan belum punya gedung," ungkap Rony.

Dikatakan Rony, DPRD KBB sebetulnya sudah memiliki lahan dan gedung sendiri, namun demikian fasilitas dasar seperti air dan parkiran kendaraan belum tersedia sehingga belum bisa ditempati. Sehingga apa jadinya kalau mengundang orang banyak tapi tempat parkir dan air belum ada.

"Meskipun gedung di Ngamprah sudah berdiri tapi kan belum fungsional karena sarana prasarana pendukung belum lengkap," ucapnya.

Rony mengakui dirinya belum bisa memastikan kapan gedung DPRD KBB pindah dari Gedung yang saat ini ditempati meski sejak 2019 gedung baru sudah selesai dibangun. 

"Jadi DPRD dan sekretariat akan pindah kalau semuanya sudah layak fungsi," ucapnya.

Sementara itu proses pelantikan 50 anggota DPRD KBB terpilih berjalan dengan lancar. Dari total jumlah 50 anggota DPRD KBB yang dilantik, sebanyak 27 orang masih anggota DPRD yang lama dan 23 sisanya adalah merupakan pendatang baru.

"Yang terpilih dan dilantik masih dominan wajah-wajah lama," ucap Rony.

Berdasarkan hasil Pileg di KBB, tiga partai politik berhasil meraih 8 kursi, yaitu PKS, Golkar, dan Gerindra. Sementara PKB 6 kursi, ditambah PDI Perjuangan, PAN, NasDem, dan Demokrat masing-masing 5 kursi.

Mengacu pada aturan, untuk dua pimpinan sementara berasal dari dua besar partai politik peraih kursi terbanyak. Mereka akan memimpin sampai ditetapkan pimpinan definitif dan terbentuk alat kelengkapan dewan.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD KBB periode 2019-2024 Rismanto menyerahkan pimpinan DPRD KBB sementara kepada Muhammad Mahdi dari PKS dan wakilnya Dadan Supardan dari Partai Golkar. 

“Kami mohon doanya masa transisi bisa berjalan dengan lancar, amanat ini bukan tugas ringan tapi kami yakin dan percaya kepada Allah,” kata Ketua DPRD KBB sementara, Mahdi. ***


Editor : JakaPermana