Gercep, Dinsos Bantu Keluarga Terdampak Bencana Alam
Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat (gercep) untuk menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pangan untuk keluarga yang terdampak bencana alam, salah satunya di wilayah Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. Diketahui sejumlah wilayah di Kota Bogor dilanda bencana longsor dan pohon tumbang pada Sabtu 5 Juli 2025 kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat (gercep) untuk menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pangan untuk keluarga yang terdampak bencana alam, salah satunya di wilayah Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. Diketahui sejumlah wilayah di Kota Bogor dilanda bencana longsor dan pohon tumbang pada Sabtu 5 Juli 2025 kemarin.
Kepala Bidang Perlindungan Sosial (Perlinsos) pada Dinas Sosial Kota Bogor, H. Dian Setiawan mengatakan, secara teknis bantuan yang diserahkan kepada keluarga korban berdasarkan surat dari kelurahan. Kemudian, bantuan yang diserahkan berupa natura.
"Jadi prosedurnya itu, warga yang terkena bencana ini diassesment oleh Tagana, setelah itu di cek lokasi rumahnya dan selanjutnya dikirimkan ke bantuan ke rumah terdampak bencana," ungkap Dian Setiawan kepada wartawan pada Senin 7 Juli 2025.
Dian melanjutkan, perhari ini, warga yang mendapat bantuan natura alamat rumahnya berada di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur. Dimana warga ini terdampak bencana longsor yang terjadi pada Sabtu kemarin.
"Untuk bantuan natura ini terdiri dari kebutuhan pangan seperti beras, gula pasir, sarden, tepung, kornet dan minyak goreng yang semuanya merupakan kebutuhan pokok (sembako)," terangnya.
"Bantuan untuk warga Sindangrasa ini masuk kategori tidak begitu darurat, sehingga secara teknis kami menunggu surat yang diajukan oleh pihak kelurahan. Tapi kalau sifatnya darurat, kita tidak usah menunggu surat dari kelurahan, bantuan tersebut langsung kita salurkan," tambah Diam.
Dian menjelaskan, berdasarkan informasi, bahwa bencana alam di Kota Bogor pada Sabtu lalu terjadi di sejumlah wilayah dan pihaknya pun hingga hari ini menunggu surat dari kelurahan lain.
"Kalau stok natura, Alhamdulillah kami cukup sampai akhir tahun. Jadi, bagi keluarga korban yang membutuhkan bantuan natura, kami selalu standby dan sebagai syaratnya diajukan dulu ke pihak kelurahan," jelasnya.***
Editor : JakaPermana

