Habitat Monyet Bukit Plangon Warisan Leluhur Harus Tetap Dijaga, DPRD: Kawasan Hutan Lindung Perlu Dipertahankan
Habitat kawanan monyet liar di kawasan Bukit Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terancam punah. Itu akibat pengrusakan lingkungan di sekitar hutan lindung yang selama ini menjadi tempat hidup satwa tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Habitat kawanan monyet liar di kawasan Bukit Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terancam punah. Itu akibat pengrusakan lingkungan di sekitar hutan lindung yang selama ini menjadi tempat hidup satwa tersebut.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kelestarian monyet Plangon yang telah lama menjadi bagian dari identitas budaya dan sejarah setempat.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana mengaku, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap ancaman kepunahan habitat monyet plangon. Dia menilai, keberadaan monyet di kawasan tersebut tidak bisa dilepaskan dari nilai budaya dan sejarah yang telah mengakar di tengah masyarakat.
"habitat monyet plangon ini bukan sekadar persoalan satwa liar, tetapi juga berkaitan dengan budaya dan sejarah Cirebon. Karena itu, kami tidak akan membiarkan habitatnya rusak atau hilang,” ujar Anton Selasa 20 Desember 2026.
Anton menjelaskan, secara historis, kawanan monyet Plangon telah ada sejak ratusan tahun lalu dan dipercaya berkaitan erat dengan kawasan makam serta situs bersejarah di Bukit Plangon. Monyet-monyet tersebut diyakini telah hidup berdampingan dengan aktivitas spiritual dan budaya masyarakat sejak masa penyebaran Islam di Cirebon.
"Jadi keberadaannya dianggap sebagai bagian dari warisan leluhur yang harus dijaga. Untuk itu saya akan tetap mempertahankan keberadaan kawanan monyet di hutan plangon," ungkapnya.
Namun dirinya mengaku khawatir dengan adanya penebangan pohon dan di sebelah kawasan hutan plangon dan galian di kaki bukit Plangon, walaupun bukan masuk ke area hutan plangon yang dihuni kawanan monyet. Alasannya, dengan rusaknya lingkungan dikawasan bukit sebelah kawasan habitat monyet plangon, mau tidak mau habitat monyet ikut terganggu.
"Buktinya sekarang sudah banyak monyet yang berkeliaran dirumah warga termasuk di pepohonan kawasan Pemkab Cirebon. Ini membuktikan dengan adanya proyek di plangon habitat mereka terganggu," ucap Anton.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan, juga menekankan pentingnya mempertahankan habitat monyet plangon. Menurutnya, menjaga kawasan hutan lindung berarti turut menjaga warisan budaya Kabupaten Cirebon.
"Dengan mempertahankan habitat monyet di kawasan hutan lindung Plangon, kita sedang mempertahankan warisan budaya dan sejarah Cirebon,” kata Aan.
Aan meminta pihak pemilik kawasan hutan lindung Plangon, yang diketahui merupakan tanah wewengkon Kraton Kanoman, untuk tetap mempertahankan fungsi kawasan tersebut. Dia menegaskan, kawasan itu seharusnya tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain selain menjaga kelestarian lingkungan dan habitat yang sudah ada.
"Kami berharap pemilik kawasan tetap konsisten mempertahankan hutan lindung Plangon, agar tidak dijadikan kawasan apapun yang berpotensi merusak lingkungan dan habitat monyet,” tukasnya.***
Editor : JakaPermana


