Hasil Akhir Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat Resmi Diumumkan, Wujud Nyata Upaya Putus Rantai Kemiskinan

Setelah sempat mengalami penundaan, pengumuman hasil akhir seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Guru Sekolah Rakyat akhirnya resmi dirilis pada Kamis (3/7/2025).

Hasil Akhir Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat Resmi Diumumkan, Wujud Nyata Upaya Putus Rantai Kemiskinan
Hasil Akhir Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat Resmi Diumumkan, Wujud Nyata Upaya Putus Rantai Kemiskinan

INILAHKORAN, Bandung – Setelah sempat mengalami penundaan, pengumuman hasil akhir seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Guru Sekolah Rakyat akhirnya resmi dirilis pada Kamis (3/7/2025).

Sebelumnya, pengumuman dijadwalkan pada Senin (30/6/2025), namun mundur karena adanya proses integrasi dan verifikasi data yang membutuhkan waktu tambahan.

Dikutip dri RRI.o.id, pengumuman hasil seleksi ini dapat diakses melalui laman resmi dan akun media sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Sekolah ini tidak memungut biaya sama sekali alias gratis. Program ini dibuka untuk jenjang pendidikan dasar hingga menengah, yaitu SD, SMP, dan SMA.

Menteri Sosial, dalam pernyataannya, menyebutkan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari strategi besar pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Program ini dirancang dengan pendekatan holistik, tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, keterampilan hidup, serta jaminan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para siswa.

Seleksi calon guru untuk Sekolah Rakyat dilakukan secara ketat, mengingat pentingnya peran mereka dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

Para guru yang terpilih nantinya akan menjalankan tugas di berbagai daerah dengan sistem asrama penuh, memastikan seluruh anak dari keluarga miskin mendapatkan pendidikan berkualitas dan perhatian penuh.

Calon siswa Sekolah Rakyat dipilih berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), guna memastikan sasaran program ini tepat kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Dengan pengumuman ini, diharapkan proses persiapan pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat dapat segera dimulai dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Indonesia.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan