Husein Bidik Rute Internasional
SINGAPURA dan Malaysia menjadi bidikan tujuan rute penerbangan internasional dari Bandara Husein.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Yogo Triastopo
Dua negeri jiran itu diharapkan bisa terhubung langsung dengan Bandung. Waktunya, Muhammad Farhan memiliki hasrat Oktober nanti bisa terealisasi.
Wali Kota Bandung itu mengaku saat penerbangan internasional langusng dari Bandara Husein Sastranegara belum dapat dibuka kembali. Meski demikian, sejumlah persiapan terus dilakukan termasuk pemenuhan izin membuka rute penerbangan ke luar negeri.
Menurutnya, penerbangan internasional itu belum dapat dibuka karena masih menunggu izin dari asosiasi internasional terkait. Setelah persyaratan tersebut terpenuhi, rute internasional dari Kota Bandung diharapkan segera terealisasi.
“Untuk penerbangan internasional diperkirakan mulai Oktober,” kata Farhan, Rabu (12/8).
Dia menjelaskan, sejumlah negara sudah menjadi tujuan yang diprioritaskan penerbangan internasional dari Kota Bandung. Namun, dua negar tujuan yang wajib ada dalam rute yang akan kembali dibuka yakni Singapura dan Malaysia.
“Sudah pasti Singapura dan Malaysia,” ucapnya.
Selain kedua negara tersebut, Farhan menyebutkan pengelola juga berupaya menambah pilihan tujuan internasional. Salah satu negara yang tengah dibidik yakni Thailand, khususnya wilayah Phuket atau Thailand Selatan.
Secara umum, dari sisi infrastruktur orang nomor satu di Kota Bandung itu menuturkan kondisi Bandara Husein Sastranegara disebut relatif baik. Persiapan yang dilakukan saat ini lebih banyak berkaitan dengan penyempurnaan sejumlah aspek pendukung termasuk desain dan branding bandara.
“Infrastruktur sudah sangat baik, tinggal dipoles. Saat ini, kami sedang berdiskusi secara intensif mengenai desain, termasuk ukuran huruf, branding dan sebagainya,” jelasnya.
Sebelum menuju pembukaan rute internasional, konektivitas penerbangan dari Kota Bandung ke sejumlah wilayah di dalam negeri mulai kembali berkembang. Pada 6 dan 7 Agustus kemarin, telah berlangsung penerbangan perdana dari Kota Bandung menuju Lampung dan Palembang.
“Artinya, penerbangan dari Bandung sudah bisa keluar pulau,” imbuhnya.
Nanti, selanjutnya pada 14 Agustus, Bandara Husein Sastranegara dijadwalkan kembali melayani penerbangan dari Wings Air. Selain itu, terdapat penerbangan Garuda bersama Citilink yang menggunakan pesawat jet meski tujuan penerbangan tersebut masih akan dipastikan lebih lanjut.
Asa dibukanya kembali rute penerbangan internasional di Bandara Husein itu pun sempat diungkapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Secara tegas, dia tidak ingin pengaktifan kembali bandara di ibu kota Jawa Barat itu berhenti hanya pada penerbangan domestik.
Dedi pun mendorong pembukaan kembali rute internasional regional langsung dari Bandung. Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, akhir Juli lalu. Bahkan, surat resmi pun dilayangkan kepada Kementerian Perhubungan sebagai tindak lanjut permohonan tersebut.
Langkah itu didorong kebutuhan meningkatkan konektivitas dengan berbagai destinasi luar negeri sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi Jawa Barat.
Dedi menilai keterhubungan penerbangan internasional dari Bandung memiliki peluang lebih besar untuk berkembang karena berada dekat dengan pusat aktivitas masyarakat dan kawasan wisata.
“Pembukaan kembali jalur internasional akan meningkatkan arus wisatawan dan kunjungan ke Jawa Barat secara signifikan,” ujarnya.
Sebelumnya, kabar reaktivasi Bandara Husein itu disambut penuh optimisme para pedagang dan pelaku usaha di Pasar Baru Bandung. Mereka meyakini kembali beroperasinya bandara akan menjadi momentum kebangkitan sektor perdagangan, pariwisata hingga ekonomi.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) Iwan Suhermawa mengatakan pembukaan kembali Bandara Husein merupakan kabar yang telah lama dinantikan para pedagang. Menurutnya, keberadaan bandara menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan khususnya dari Malaysia, Singapura dan Brunei yang selama ini dikenal memiliki daya beli tinggi.
Sebelum Bandara Husein ditutup, dia mengaku sekitar 30 persen wisatawan yang datang ke Bandung melalui jalur udara masuk melalui bandara tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya menggerakkan roda ekonomi Pasar Baru tetapi juga berbagai sektor usaha lain di Kota Bandung dan Jawa Barat.
Menurutnya, Pasar Baru telah lama menjadi destinasi utama wisatawan Malaysia yang datang ke Bandung. Bahkan, banyak di antaranya sengaja terbang ke Bandung dengan tujuan utama berbelanja di Pasar Baru. (dnr)
Editor : Inilahkoran


