Ini 6 Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan Menurut Departemen Pertanian AS

Ada 6 manfaat kesehatan dari buah melon menurut departemen pertanian Amerika Serikat.

Ini 6 Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan Menurut Departemen Pertanian AS
Ilustrasi buah melon.

INILAHKORAN, Bandung - Melon merupakan salah satu Buah yang paling gampang dijumpai di mana-mana.

Jika bicara soal Melon, tidak ada yang lebih baik daripada cantaloupe. Buah ini bergizi, lezat, dan serbaguna.

Jika Anda biasanya membeli semangka atau Melon madu dan menghindari Melon cantaloupe, Anda mungkin melewatkan sesuatu yang enak.

Sekitar 60 kalori dengan kandungan lemak nol per sajian 1 cangkir, Melon bisa menjadi cara cerdas untuk mendapatkan nutrisi penting dan rasa manis dalam rencana makan sehat Anda.

Manfaat Buah Melon

1. Beta-karoten

Jika berbicara soal beta-karoten, Melon jauh lebih unggul daripada Buah-buahan berwarna kuning-oranye lainnya.

Menurut Pertanian Amerika Serikat (USDA) Melon cantaloupe memiliki lebih banyak beta-karoten daripada: aprikot, jeruk bali, jeruk, Buah persik, jeruk mandarin, Buah nektarin dan mangga.

Beta-karoten adalah salah satu jenis karotenoid. Karotenoid adalah pigmen yang memberikan warna cerah pada Buah dan sayuran. 

Tubuh dapat mengubah beta-karoten menjadi vitamin A atau menggunakannya sebagai antioksidan kuat untuk membantu melawan radikal bebas yang menyerang sel.

Vitamin A penting untuk: kesehatan mata, sel darah merah, sistem kekebalan tubuh yang sehat.

2. Vitamin C

Menurut USDA, 1 cangkir Melon mengandung sekitar 17 miligram (mg) vitamin C. Asupan harian yang direkomendasikan (AKG) vitamin C untuk orang berusia 19 tahun ke atas adalah 90 hingga 120 mg, tergantung pada faktor-faktor seperti apakah orang tersebut sedang hamil atau menyusui.

Vitamin C dipercaya baik untuk kolagen, dukungan kekebalan tubuh dan metabolisme protein.

3. Folat

Folat juga dikenal sebagai vitamin B9. Folat adalah istilah yang digunakan orang ketika vitamin ini secara alami terdapat dalam makanan.

Asam folat adalah istilah untuk suplemen vitamin B9 dan makanan yang diperkaya. Asam folat dikenal ampuh mencegah kelainan bawaan tabung saraf (kadang-kadang disebut cacat lahir) seperti spina bifida.

Dua cangkir Melon mengandung 44 mg asam folat, atau sekitar 11% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk orang dewasa yang tidak hamil atau menyusui.

4. Air

Seperti kebanyakan Buah-buahan, Melon memiliki kandungan air yang tinggi. Mengonsumsi Melon membantu Anda tetap terhidrasi sepanjang hari, yang penting untuk kesehatan jantung.

Saat tubuh terhidrasi, jantung tidak perlu bekerja sekeras biasanya untuk memompa darah. Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga mendukung: kesehatan kulit, fungsi ginjal, manajemen berat badan, kesehatan kekebalan tubuh.

Dehidrasi ringan dapat menyebabkan: pusing, sakit kepala, mengurangi frekuensi buang air kecil, kulit kering, mulut kering dan sembelit.

Dehidrasi parah dapat berakibat serius dan menyebabkan: detak jantung yang cepat, tekanan, darah rendah, kebingungan, ketidaksadaran, kulit keriput.

Dehidrasi juga merupakan faktor risiko terbentuknya batu ginjal. Meskipun minum air putih adalah cara terbaik untuk tetap terhidrasi, mengonsumsi Buah-buahan yang kaya air seperti Melon juga dapat membantu.

5. Serat

Manfaat kesehatan serat tidak hanya sebatas mencegah sembelit. Misalnya, diet tinggi serat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

Mengonsumsi cukup serat juga dapat membantu orang yang ingin menurunkan berat badan dengan membuat mereka merasa kenyang lebih lama.

6. Kalium

Satu potongan Melon berukuran sedang menyediakan 4% dari kebutuhan harian kalium Anda. Kalium adalah mineral elektrolit yang penting.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, Kalium membantu menjaga keseimbangan air yang tepat antara sel dan cairan tubuh.

Kalium juga sangat penting untuk kesehatan saraf dan kontraksi otot yang tepat. Mengonsumsi camilan kaya kalium seperti Melon setelah berolahraga dapat membantu mengganti elektrolit yang hilang.***


Editor : Irma Nurfajri