Soal Jumlah Sekolah Swasta di PPDB 2022, Ini Kata Yesa Sarwedi Hami Seno
Koordinator PPDB Provinsi Jawa Barat Yesa Sarwedi Hami Seno belum memastikan jumlah sekolah swasta di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Koordinator PPDB Provinsi Jawa Barat (Jabar)Yesa Sarwedi Hami Seno mengaku belum menghitung jumlah sekolah swasta dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022.
"Kalau jumlah pastinya (sekolah swasta) kita belum bisa menghitung, karena itu ada di masing-masing cabang dinas," ujar Yesa Sarwedi Hami Seno, usai mengikuti acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Aula Timur Gedung Sate, Kamis 2 Juni 2022.
Menurut dia, bahwa tidak ada ruginya kalau pihak sekolah swasta di Jabar mengikuti sistem PPDB.
Baca Juga: Gebyar Pekan Imunisasi Dunia 2022, Dorong Imunisasi Anak di Jabar Sentuh 95 Persen
Setelah selesai PPDB, mereka yang mengikuti sistem PPDB, akan tahu berapa jumlah siswa-siswi yang tidak tertampung dan tidak dapat sekolah, dan itu akan disalurkan di sekolah swasta yang terdekat.
"Kami akan salurkan ke sekolah swasta yang masih membuka penerimaan PPDB," ucapnya.
Selain itu, dia pun menyoroti tentang keluarga ekonomi tidak mampu (KETM). Menurut dia, pihaknya akan memberikan 2 juta rupiah kepada siswa-siswi atau orang tua yang tidak tadak mampu.
Baca Juga: Pelatih Persib Robert Alberts Dirawat di Rumah Sakit, Usai Tes Darah Diharuskan Istirahat Total
"Jadi itu bantuan KETM kita berikan sekaligus, kaitan dengan PPDB. Itu 2 juta, cuma hanya satu kali saja," jelasnya.
Mekanismenya, lanjut dia, bahwa anak tersebut adalah yang mengikuti pendaftaran pada saat PPDB dan masuk jalur KETM.
Seandainya siswa-siswi tersebut masuk jalur zonasi, kemudian tidak diterima, bantuan itu tidak bisa disalurkan. Itu adalah siswa-siswi yang daftar di jalur KETM.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Kamis 2 Juni 2022: Andin Berikan Ancaman Balik Berhasil Buat Elsa Panik
"Bantuan itu kami akan salurkan ke sekolahnya, bukan ke siswanya, karena itu untuk membantu pembiayaan anak-anak tersebut ke sekolah swasta," ucapnya. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


