Anggota DPRD Jabar, Iis Turniasih Minta Tokoh Masyarakat Karawang Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Iis Turniasih meminta para tokoh masyarakat di Kabupaten Karawang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Iis Turniasih meminta para tokoh masyarakat di Kabupaten Karawang, turut serta dalam menyosialisasikan empat pilar kebangsaan.
Anggota DPRD Jabar, Iis Turniasih mengungkapkan, pemahaman akan ideologi Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai empat pilar kebangsaaan, yang dimiliki tokoh masyarakat harus disebarluaskan.
Alasan Anggota DPRD Iis Turniasih mengajak para tokoh masyarakat Karawang untuk turut menyosialisasikan empat pilar kebangsaan tak lain karena dalam pandangannya para tokoh tersebut memiliki pemahaman.
Baca Juga: Pansus VII DPRD Jabar Gerak Cepat Susun Ranperda Pengelolaan Tenaga Kesehatan
"Dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan, kita mengundang seluruh tokoh masyarakat karena pastinya mereka sedikit banyak telah paham akan ideologi pancasila dan mereka bisa menjadi public relation (PR) untuk menyebarkan kepada masyarakat sekitar Ciampel,” ungkap Iis Turniasih.
Dia melanjutkan, sosialisasi empat pilar kebangsaan sejatinya rutin dilaksanakan guna membentengi masyarakat dari potensi perpecahan yang dapat terjadi.
Mengingat Indonesia terdiri dari beragam suku dan agama, yang dapat disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk menimbulkan konflik.
Baca Juga: Cucu Pendiri NU KH Ghozi Wahab Hasbullah Berharap Ridwan Kamil Tidak Berduka Berlebihan
Melalui sosialisasi yang berkesinambungan, serta merta akan menumbuhkan pola pikir yang sehat dalam masyarakat. Sehingga perbedaan yang ada kata Iis dapat memberikan dampak positif di khalayak.
"Penting sekali untuk kita sebagai anggota dewan untuk rutin melakukan sosialisasi empat pilar ini, karena dampak dari Pilpres kemarin masih banyak masyarakat yang terpecah karena di adu domba terkait suku dan masalah agama," ungkapnya.
"Sehingga kita harapkan sosialisasi ini bisa membawa dampak positif untuk menyatukan kembali seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa Barat," pungkas Iis.***(Yuliantono)
Editor : inilahkoran


