Jada Pinkett Smith Idap Alopecia, Ketahui Penyebab dan Cara Mengobatinya
Istri Will Smith, Jada Pinkett Smith didiagnosa mengidap penyakit alopecia yang membuat rambutnya rontok hingga mengalami kebotakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Istri Will Smith, Jada Pinkett Smith tampil di Piala Oscar 2022 dengan kepala plontos. Seperti diketahui, Jada didiagnosa mengidap penyakit alopecia yang membuat rambutnya rontok hingga mengalami kebotakan.
Alopecia merupakan kondisi kulit yang menyebabkan kerontokan rambut. Ada beberapa jenis Alopecia, salah satunya alopecia totalis.
Alopecia totalis dapat menyebabkan kebotakan total pada kulit kepala. Ini juga bisa menyebabkan rambut rontok total di seluruh tubuh.
Baca Juga: Tak Ingin Longsor Sampah Terulang, Sesepuh Kampung Adat Cireundeu Pesan Hal Ini
Gejala utama alopecia totalis adalah hilangnya semua rambut kepala. Bentuk alopecia ini bisa dimulai sebagai alopecia areata . Anda mungkin mulai dengan potongan kecil kerontokan rambut. Tambalan ini menyebar dari waktu ke waktu sampai seluruh kepala botak.
Kerontokan rambut bisa dimulai secara tiba-tiba dan terjadi dengan cepat. Jika Anda menderita alopecia totalis, Anda mungkin juga memiliki kuku yang rapuh dan berlubang.
Para peneliti dan dokter belum dapat menentukan penyebab pasti dari alopecia totalis, meskipun mereka memahami bahwa kondisi tersebut adalah akibat dari masalah sistem kekebalan.
Baca Juga: Ditampar Will Smith di Panggung Oscar 2022, Chris Rock Tolak Buat Laporan ke Polisi
Sistem kekebalan Anda adalah mekanisme pertahanan tubuh Anda yang melindungi Anda dari penyakit. Namun terkadang, sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan yang sehat.
Beberapa orang mngkin juga memiliki kecenderungan genetik, misalnya salah satu anggota keluarga didiagnosis menderita alopecia.
Selain itu, beberapa dokter juga mencurigai adanya hubungan anatara stres yang eksrim dan berkembangnya alopecia. Stres kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mengganggu kemampuannya untuk berfungsi dengan baik.
Alopecia adalah jenis kelainan kulit, jadi sebaiknya Anda dayang ke dokter kulit untuk mendapat diagnosis yang akurat.
Dokter mungkin akan melakukan pengujian, misalnya dengan mengambil sampel kulit dari kulit kepada atau dengan pemeriksaan darah.
Baca Juga: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2022
Berikut ini cara mengobati alopecia totalis.
1. Kortikosteroid
Dokter Anda mungkin meresepkan kortikosteroid untuk menekan sistem kekebalan Anda. Ini menghentikan sistem kekebalan dari menyerang jaringan sehat. Akibatnya, Anda mungkin melihat lebih sedikit kerontokan rambut. Anda mungkin mulai menumbuhkan kembali rambut di area yang terkena.
2. Imunoterapi topikal
Perawatan ini meningkatkan sistem kekebalan Anda untuk membantu tubuh Anda melawan kondisi tersebut. Jika efektif, terapi ini dapat merangsang folikel rambut Anda, sehingga menghasilkan pertumbuhan rambut baru.
3. Minoksidil (Rogaine)
Perawatan penumbuh rambut ini bisa digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa. Untuk hasil terbaik, gunakan obat ini bersamaan dengan terapi lain. Rambut mungkin mulai tumbuh kembali dalam waktu tiga bulan.
4. Rawan Difensi (DPCP)
DPCP adalah pengobatan topikal yang dirancang untuk merangsang reaksi alergi, yang mendorong peningkatan jumlah sel darah putih. Respon ini membantu merangsang folikel rambut dan mendorong pertumbuhan rambut.
Baca Juga: Emosi! Ini Detik-detik Will Smith Tampar Chris Rock di Panggung Oscar 2022
5. Terapi sinar ultraviolet
Perawatan ini meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Jika Anda dapat menumbuhkan kembali rambut Anda, masih ada risiko kerontokan lagi. Kerontokan rambut dapat terjadi kembali setelah perawatan berakhir.
6. Tofacitinib
Terapi baru ini, awalnya dikembangkan untuk rheumatoid arthritis, menunjukkan harapan yang signifikan dalam mengobati berbagai bentuk alopecia areata.
Itulah penyebab alopecia dan cara mengobatinya, dikutip dari Healtline.***
Editor : inilahkoran

