Jalan Rusak Mulai Dibeton
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Selama hampir satu dekade, perjalanan warga Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, harus bersisian dengan jalan yang rusak. Lubang dan permukaan jalan yang tak lagi mulus menjadi bagian dari keseharian masyarakat yang melintas di ruas Purabaya-Jati.
Penantian itu mulai menemukan ujungnya. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tahun ini mengalokasikan Rp4 miliar untuk memperbaiki 934,5 meter ruas Jalan Purabaya-Jati yang mengalami kerusakan berat.
Perbaikan tahap awal tersebut menggunakan konstruksi beton dan dikerjakan dalam dua segmen. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, perbaikan dilakukan setelah kondisi jalan selama bertahun-tahun belum mendapatkan penanganan menyeluruh.
“Katanya sudah sekitar 10 tahun rusak berat. Jadi baru tahun ini kita bisa melaksanakan perbaikan. Untuk tahap pertama, kita melaksanakan perbaikan yang mengalami kerusakan sepanjang 934,5 meter,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (11/8).
Ruas Purabaya-Jati sendiri memiliki panjang sekitar 13 kilometer. Dari total tersebut, 6.798 meter berada dalam kondisi baik, sedangkan 1.253 meter rusak ringan, 132 meter rusak sedang, dan 4.847 meter masuk kategori rusak berat.
Artinya, pekerjaan yang dilakukan tahun ini baru menjadi langkah awal. Masih ada ribuan meter jalan yang membutuhkan perhatian agar seluruh ruas kembali nyaman dilalui.
Pemkab Bandung Barat memperkirakan dibutuhkan sekitar Rp24 miliar untuk memperbaiki seluruh ruas hingga kondisinya kembali baik. Pengerjaan pun akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Tapi insyaAllah ke depannya kita akan menyelesaikan seluruh ruas jalan. Ini juga nanti saya minta Pak Sekdis didata drainase-drainase harus dipikirkan, kalau tidak nanti pasti akan rusak-rusak,” ujar Jeje.
Drainase menjadi bagian yang tak kalah penting. Jalan yang baru diperbaiki berisiko kembali rusak jika air tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai. Karena itu, pembangunan jalan diharapkan tidak berhenti pada pengecoran badan jalan semata. (gin)
Editor : Inilahkoran

