Jelang 2 Tahun Masa Pemerintahan Presiden, Prabowo Telah Melakukan Reshuffle 7 kali
Presiden Prabowo telah melakukan round up dan resuffle sebantak 7 kali selama masa jabatan hampi 2 tahun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Hari ini, Jumat 2 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan round up - reshuffle untuk kesekian kalinya.
Kurang dari sebulan menjelang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto genap berusia dua tahun, Kabinet Merah Putih kembali dirombak untuk ketujuh kalinya.
Di Istana Negara, Jakarta, pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, sebanyak 18 pejabat negara dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Prabowo untuk mengisi posisi-posisi strategis di pemerintahan.
Mayoritas orang-orang yang dilantik itu merupakan wajah-wajah baru yang dipercaya masuk Kabinet Merah Putih.
Sementara itu untuk beberapa wajah lama, ada yang pada akhirnya diberhentikan dengan hormat, dipercaya memimpin lembaga baru, ataupun berpindah posisi ke kementerian lain.
Sorotan utama reshuffle kali ini tentu ada pada pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Listyo yang telah memimpin Polri sejak pemerintahan Presiden Ke-7 Joko Widodo kini resmi mengakhiri tugasnya setelah menjabat selama kurang lebih 5 tahun 8 bulan.
Listyo saat ini masih tercatat sebagai Kapolri yang paling lama menjabat setelah Era Reformasi.
Dalam prosesi yang sama saat melantik Kapolri baru, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kapolri (Wakapolri), menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Berselang beberapa menit sebelum prosesi pelantikan, Presiden Prabowo menganugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna untuk Listyo Sigit dan Bintang Mahaputera Adipradana untuk Dedi Prasetyo.
Sebelumnya Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), menyambangi Istana untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.
Suyudi mengaku dirinya saat ratas itu belum menerima informasi dicalonkan oleh Presiden Prabowo sebagai Kapolri yang baru.
Kabar bahwa dirinya ditunjuk oleh Presiden sebagai Kapolri diterima oleh Suyudi pada Kamis pagi sebelum sorenya dilantik.***
Editor : Irma Nurfajri

