Kabid PSMK: 2020 Sebagai Tahun Percepatan Prestasi
Ada empat SMK yang menyabet penghargaan dari Sekolah Unggul dan Beprestasi Tahun 2019. Empat SMK tersebut adalah SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Pacet, SMKN 1 Mundu, dan SMK Wikrama Bogor. Sekolah unggul tersebut dari Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Ada empat SMK yang menyabet penghargaan dari Sekolah Unggul dan Beprestasi Tahun 2019. Empat SMK tersebut adalah SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Pacet, SMKN 1 Mundu, dan SMK Wikrama Bogor. Sekolah unggul tersebut dari Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Prestasi tersebut harus bisa memotivasi SMK lain agar mampu menorehkan prestasi serupa. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi SMK lain, baik yang sudah ataupun yang akan menjadi sekolah penerima program revitalisasi SMK dari pemerintah," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Deden Saiful Hidayat, Senin (30/12/2019).
Dia memaparkan, fokus program revitalisasi SMK adalah meningkatkan mutu pendidikan, mulai dari kegiatan belajar mengajar. Seperti, pengoptimalan uji kompetensi siswa, sertifikasi profesi bagi siwa, pemanfaatan teaching factory hingga mempererat link and match dengan dunia usaha dan industri.
"Dengan indikator sekolah juara, kita targetkan tahun 2020 sebagai tahun dengan percepatan prestasi," tegasnya.
Bagi Kadisdik Jabar Dewi Sartika, prestasi yang diraih empat SMK tersebut merupakan suatu kebanggaan. Dia berharap, prestasi ini mampu ditingkatkan di tahun selanjutnya.
"Jabar harus panen prestasi. Minimal, 80% sekolah yang menjadi sekolah revitalisasi dapat meraih prestasi di tingkat nasional," imbaunya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Pacet Kabupaten Cianjur Ida Yuniarti Surtika mengaku prestasi yang diraih tersebut memotivasi pihaknya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Kita akan terus mengembangkan diri dan menjadi yang terbaik, terutama bagi peserta didik," tambahnya. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani


