Kakak-Adik Edarkan Sabu di Bandung, Satu Ditembak Lantaran Melawan
Dua saudara kembar ditangkap polisi saat memakai dan akan mengedarkan sabu di Kota Bandung, sang kakak ditembak lantaran melawan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sepasang kakak beradik kembar tak identik berinisial AB dan ABK yang masing-masing berumur 23 tahun ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung karena diduga mengedarkan sabu di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.
Dalam penangkapan itu, sang kakak, AB, ditembak setelah diduga melawan petugas dan berusaha merebut senjata api dari anggota polisi.
Penangkapan dilakukan di kawasan Gudang SPBE, Jalan Soekarno-Hatta, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi menangkap kedua saudara kembar tersebut saat diduga sedang menggunakan sabu sekaligus membagi barang haram itu ke dalam paket-paket kecil untuk diedarkan.
Kasatresnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Agah mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan keduanya mengambil sabu dari wilayah lain untuk kemudian diedarkan kembali di Kota Bandung.
“Mereka mengambil sabu tersebut dari wilayah lain untuk diedarkan kembali. Saat berada di lokasi, mereka berkumpul untuk menggunakan sebagian dan membagi-bagi atau memecah barang tersebut menjadi paket-paket kecil yang nantinya akan diedarkan,” kata Agah, Rabu (8/7/2026).
Dari lokasi penangkapan, polisi menyita sabu seberat bruto sekitar 25 gram beserta alat isap.
Saudara kembar Ditembak Lantaran Melawan
Saat proses penangkapan berlangsung, polisi sempat melakukan upaya persuasif dengan memperkenalkan diri sebagai petugas. Namun AB diduga melakukan perlawanan dengan menyerang anggota, memukul, membanting petugas hingga berusaha merebut senjata api.
“Perlu kami jelaskan bahwa tindakan penembakan tersebut merupakan upaya terakhir yang dilakukan anggota untuk keselamatan petugas. Sebelumnya anggota sudah memperkenalkan diri sebagai polisi dan sudah melakukan upaya persuasif,” ujar Agah.
Sesaat sebelumnya, pelaku AB sempat berniat mengambil senjata polisi. Pelaku menyerang beberapa kali kepada petugas. Karena situasi dinilai membahayakan keselamatan petugas, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak AB.
“Dalam kondisi tersebut, demi keselamatan anggota dan semua pihak yang berada di lokasi, tindakan tegas terukur itu menjadi pilihan terakhir. Anggota di lapangan menggunakan diskresi kepolisian berdasarkan penilaian situasi saat itu sehingga tindakan penembakan dilakukan,” katanya.
Usai ditembak, AB dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Sementara saudara kembar tak identiknya, ABK, ditahan di Rutan Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Editor : Ahmad Sayuti

