Kapolda Jabar Sidak Pos Terpadu Ciawi Tasikmalaya untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pelayanan Terpadu Polres Tasikmalaya Kota, Minggu 15 Maret 2026.

Kapolda Jabar Sidak Pos Terpadu Ciawi Tasikmalaya untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026
Rudi tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB didampingi jajaran pejabat utama Polda Jabar. Kedatangannya disambut langsung Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto beserta jajaran. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan inspeksi mendadak ke Pos Pelayanan Terpadu Polres Tasikmalaya Kota, Minggu 15 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta fasilitas dalam menghadapi arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 di jalur arteri selatan.

Rudi tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB didampingi jajaran pejabat utama Polda Jabar. Kedatangannya disambut langsung Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto beserta jajaran.

Dalam peninjauannya, Rudi menilai Pos Pelayanan Terpadu tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup memadai untuk melayani para pemudik.

Menurutnya, pos pelayanan itu tidak hanya menyediakan fasilitas kesehatan dan tempat istirahat, tetapi juga menghadirkan area bermain anak hingga ruang bagi pelaku UMKM.

“Pos pelayanan ini sangat bagus, bisa menampung dan melayani masyarakat dalam jumlah yang cukup besar. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari layanan kesehatan, tempat istirahat, tempat bermain anak-anak, hingga UMKM. Ini menjadi daya tarik bagi pemudik untuk beristirahat,” ujar Rudi.

Selain mengecek fasilitas, orang nomor satu di Polda Jabar itu juga menerima paparan mengenai manajemen arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik di wilayah Tasikmalaya.

Dari hasil pemaparan tersebut, terdapat tiga titik rawan kemacetan (trouble spot) di wilayah Kota Tasikmalaya yang telah disiapkan strategi penanganannya. Selain itu, terdapat satu titik rawan kecelakaan lalu lintas (black spot) yang juga telah diantisipasi oleh jajaran kepolisian.

Rudi pun memberikan sejumlah arahan kepada personel, terutama terkait pengaturan penugasan petugas lalu lintas agar lebih efektif selama operasi berlangsung.

“Saya minta pengaturan petugasnya disesuaikan karena waktu operasi cukup panjang. Ada titik yang membutuhkan hingga 12 personel, sehingga perlu diatur waktu penugasannya,” jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya militansi para personel dalam menjalankan Operasi Ketupat Lodaya, yang menurutnya merupakan operasi kemanusiaan yang berfokus pada pelayanan kepada masyarakat.

“Ini operasi kemanusiaan. Yang kita utamakan adalah melayani masyarakat agar mereka bisa sampai ke tujuan mudiknya dengan selamat dan keluarganya bahagia,” katanya.

Selain itu, Kapolda juga menyarankan penerapan yellow box system di sejumlah persimpangan untuk mencegah kemacetan yang disebabkan kendaraan saling mengunci di persimpangan.

Dengan pengecekan tersebut, diharapkan seluruh kesiapan personel dan fasilitas di Pos Pelayanan Terpadu Polres Tasikmalaya Kota dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melintas di jalur selatan Jabar selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.


Editor : Doni Ramdhani