Kemenhut Fokus Basahi Lahan Gambut Terbakar di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor

Kemenhut fokus membasahi lahan gambut terbakar di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, untuk memadamkan bara api di bawah tanah.

Kemenhut Fokus Basahi Lahan Gambut Terbakar di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor
Tim gabungan Kememhut saat melakukan penyemprotan ke dalam tanah yang terbakar di kawasan ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Selasa (25/8/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID - Tim Kementerian Kehutanan (kemenhut) fokus melakukan pembasahan lahan gambut yang terbakar di Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan prioritas penanganan di Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

"Pembasahan ini untuk memastikan bara api di bawah tanah benar-benar padam," kata Dian Cahyo Buwono dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) saat ditemui di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Tegal Arum, Banjarbaru seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/8/2026).

Dian menjelaskan, api yang membakar lahan di kawasan tersebut telah menyebar dan menjalar melalui lapisan bawah tanah. Karena itu, pemadaman dari permukaan dinilai tidak cukup dan harus dilakukan pembasahan secara menyeluruh, termasuk pada area lahan yang secara kasatmata terlihat tidak terbakar.

"Hasil pemantauan kami sepanjang siang ini banyak api bermunculan, ini akibat dari penyebaran bara api dari dalam tanah," ucap Dian Cahyo Buwono.

Untuk mendukung proses pembasahan, petugas melakukan penyemprotan air ke dalam tanah dengan jangkauan hingga sekitar dua meter.

Menurut Dian, kedalaman air yang dapat disemprotkan ke dalam tanah bergantung pada kekuatan mesin pompa yang digunakan petugas.

"Kami upayakan bagaimana tanah menjadi lumpur agar tak lagi timbul bara api dari dalam," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni telah memerintahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah kemenhut untuk bergerak membantu penanggulangan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Tim gabungan kemenhut yang terdiri atas Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL), hingga Manggala Agni terus berupaya memadamkan dan meredam kebakaran lahan.

Upaya tersebut juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki potensi bara api bawah tanah.


Editor : Ahmad Sayuti