Komisi III Meradang, DED TPAS Tak Segera Dilelang

Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon kembali angkat suara. Hal ini berkaitan dengan belum dilelangnya anggaran detail engineering design (DED) untuk proyek pengadaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS).

Komisi III Meradang, DED TPAS Tak Segera Dilelang
dok/inilahkoran

INILAH, Cirebon - komisi iii dprd kabupaten cirebon kembali angkat suara. Hal ini berkaitan dengan belum dilelangnya anggaran detail engineering design (DED) untuk proyek pengadaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS).

Anggaran DED ini sendiri merupakan leading sector Dinas Lingkungan Hidup (LH) menurut anggota komisi iii dprd kabupaten cirebon, anton maulana, Rabu (25/8/2021).

Menurut Anton, pihaknya justru mempertanyakan kinerja LH dengan masih belum dilelangnya DED. Sementara anggarannya sendiri sudah jelas ada dengan nilai sekitar Rp600 juta. Harusnya, ketika anggaran sudah ada, lelang DED disegerakan.

“Dinas LH tidak punya alasan apapun untuk menunda-nunda lelang DED,” ujar anton maulana.

Anton menilai selama ini RAB dan kerangka acuan kerjanya belum disiapkan. Pernyataan pihak Dinas LH yang takut TPAS tidak jadi digelar tahun ini, bukanlah suatu alasan, karena walaupun tidak jadi digelar, bukan berarti buang-buang anggaran.

Terpisah, saat dihubungi lewat sambungan telepon selulernya, Kabid Persampahan, Rio Eka Nanjaya enggan berkomentar banyak. Padahal awalnya, Rio beralasan, belum di lelangnya DED karena takut proyek TPAS, tidak jadi tahun sekarang.

Rio mengaku, akan secepatnya melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). "Besok saya koordinasi terlebih dahulu dengan Kadis DPKPP. Saya no comment dulu kalau masalah ini sih," ujarnya.

Sementara Plt DPKPP Adil Prayitno meyakinkan, tahun sekarang persoalan TPAS akan selesai. Hanya tinggal menunggu tanda tangan Bupati, lalu menentukan appraisal. Dua lokasi, yaitu Desa Kubang Deleg dan Kepuh, status tanahnya sudah jelas dan warga sekitar pun sudah tidak ada masalah.

Diberitakan sebelumnya, penetapan lokasi (penlok) untuk dua lokasi TPAS Kabupaten Cirebon, sampai saat ini belum ada kejelasan. Waktu yang terus berjalan, dikhawatirkan tidak bisa mencapai target.

Sementara lelang detail engineering design (DED), masih harus menunggu penlok dan selesainya   appraisal. Beberapa kali Asisten I Bidang Pemerintahan, Asdullah yang juga tim penlok dan appraisal, tidak memberikan gambaran jelas.

Kadis LH Deni Nurcahya, saat itu malah mengaku kebingungan, dengan masih ngambangnya persoalan penlok. Masalahnya, waktu yang terus berjalan sementara  lelang DED ada di Dinas LH. Dia khawatir, lelang akan berada di akhir tahun yang nantinya anggaran malah tidak terserap. (maman suharman)


Editor : suroprapanca