KPU KBB Terima Logistik Pemilu 2024 Berupa Tiga Jenis Surat Suara, Ini Jumlahnya
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerima 4.038.738 logistik Pemilu 2024 berupa tiga jenis surat suara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerima 4.038.738 logistik Pemilu 2024 berupa tiga jenis surat suara.
Adapun tiga jenis surat suara yang diterima KPU KBB untuk Pemilu 2024, antara lain surat suara Presiden dan Wakil Presiden, surat suara DPD dan DPRD.
Kepala Sub Bagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, KPU Bandung Barat, Warna Gumilang mengatakan, logistik Pemilu 2024 ini diangkut dari kawasan industri Rancaekek Bandung ke gudang KPU Bandung Barat, Jumat 8 Desember 2023.
"Untuk distribusi surat suara tersebut menggunakan enam truk kontainer dengan pengawalan dari kepolisian," kata pria yang akrab disapa Agum ini.
Agum menyebut, secara rinci surat suara yang KPU KBB terima, yakni 1.346.246 lembar untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, surat suara DPD Provinsi Jawa Barat 1.346.246 lembar, dan surat suara DPRD Bandung Barat 1.346.246 lembar.
"Jumlah tersebut sudah termasuk surat suara cadangan sebanyak 1.000 lembar untuk masing-masing jenis surat suara," sebutnya.
"Jadi total surat suara 4.038.738 lembar dan sudah termasuk surat suara cadangan," sambungnya.
Agum memastikan, KPU KBB tinggal menunggu kiriman dua jenis surat suara lagi yakni untuk pemilihan DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPR RI.
Menurutnya, berdasarkan informasi KPU pusat, pengiriman dua jenis surat suara ini bakal dilakukan 20 Desember 2023.
"Untuk surat suara DPRD Provinsi dan DPR RI ditargetkan 20 Desember 2023. Kita masih menunggu kabar dari percetakan. Lokasinya di Jawa Timur," tambahnya.
Setelah lima jenis surat suara komplit dikirim ke gudang KPU, terang Agum, nanti akan dilaksanakan pelipatan surat suara pada awal Januari 2024. Setelah itu rampung baru dilaksanakan distribusi ke masing-masing TPS.
"Kita targetkan pelipatan surat suara pada Januari tahun depan. Karena kami harus menunggu dulu semua jenis surat suara komplit," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

