Layak Dicoba, Bukan Vietnam Tetapi Bogor Drip
Berawal dari mendirikan kafe Kota Hujan, Arif Priyatna dan putri sulungnya Atalia Priyatna mulai me-roasting biji kopi dan menyuplai ke kafe-kafe lainnya. Kini, sukses menciptakan menu minuman Bogor Drip.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Berawal dari mendirikan kafe Kota Hujan, Arif Priyatna dan putri sulungnya Atalia Priyatna mulai me-roasting biji kopi dan menyuplai ke kafe-kafe lainnya. Kini, sukses menciptakan menu minuman Bogor Drip.
"Awalnya mendirikan kafe Kota Hujan pada 2019 di Kawasan Pakansari Cibinong, lalu Daddy's Roastery, kini kami menciptakan produk Caffeine Labs dan Bogor Drip," kata Arif Priyatna kepada wartawan, Kamis 13 Juli 2023.
Arif Priyatna yang alumnus Fakultas Industri, Universitas Indonesia (UI) ini menuturkan, Caffeine Labs dan Bogor Drip memudahkan masyarakat secara mudah menjadi seorang barista.
"Kami sudah me-roasting biji kopi, menakar berat ideal bubuk kopi dan membuat alat Bogor Drip, hingga cukup seduh dengan air panas bersuhu minimal 90 derajat dan juga susu kental manis, maka masyarakat bisa minum kopi ala barista tanpa ketrampilan barista," tutur Arif Priyatna.
Atalia Priyatna yang merupakan lulusan Fakuktas Teknologi Pangan, IPB membutuhkan riset untuk memproduksi Caffeine Labs dan Bogor Drip.
"Kami butuh riset dan kegagalan, untuk mendesain paket bungkus kopi dan lainnya hingga tidak hanya menghasilkan kualitas kopi, tetapi dengan packagingnya aman dan bisa menjaga kualitas kopi," tambah Atalia Priyatna.
Arif kembali menjelaskan awalnya dirinya hanya memperkenalkan Kopi Bogor dari Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari, Cisarua kepada para konsumen atau pelanggan.
Namun, seiring permintaan konsumen, ia pun memperluas pasar dengan menyediakan biji atau bubuk kopi dari daerah atau provinsi lain di nusantara.
"Awalnya kami fokus mengangkat atau memperkenalkan Kopi Bogor, tetapi akhirnya berkembang ke Kopi Sumedang, Garut, Aceh, Kintamani Bali dan lainnya. Saat ini, produk Caffeine Labs mulai dari grade premium maupun dibawahnya, sudah banyak dimanfaatkan kafe-kafe kopi lainnya," jelas Arif.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani


