Lelang Perusahaan Pengelola TPPAS Legok Nangka Diupayakan Rampung Awal 2023

Lelang pengelola TPPAS Legok Nangka akan rampung awal 2023. Saat ini, ada dua penawar atau bidder yang sudah masuk untuk mengelola. Namun, pemenang lelang  proyek itu masih belum diputuskan. 

Lelang Perusahaan Pengelola TPPAS Legok Nangka Diupayakan Rampung Awal 2023
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Prima Mayaningtyas mengatakan, saat ini sedang menunggu dialog interaktif dengan para calon perusahaan pengelola TPPAS Legok Nangka. Dia mengharapkan, pada awal 2023 nanti bisa ditemukan pemenang lelang proyek tersebut. (net)

INILAHKORAN, Bandung - lelang pengelola TPPAS Legok Nangka akan rampung awal 2023. Saat ini, ada dua penawar atau bidder yang sudah masuk untuk mengelola. Namun, pemenang lelang  proyek itu masih belum diputuskan. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Prima Mayaningtyas mengatakan, saat ini sedang menunggu dialog interaktif dengan para calon perusahaan pengelola TPPAS Legok Nangka. Dia mengharapkan, pada awal 2023 nanti bisa ditemukan pemenang lelang proyek tersebut.

Menurutnya, dengan menemukan pemenang lelang pada awal tahun depan itu maka sebelum memasuki Agustus 2023 pihaknya berhadap peletakan batu pertama Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah atau TPPAS Legok Nangka itu dapat dilakukan.

"Insyaallah, seremoni groundbreaking itu bisa dilakukan sebelum Agustus 2023," kata Prima, Minggu 19 September 2022.

Adapun terkait teknologi yang akan diterapkan di TPPAS Legok Nangka, Prima menjawab kemungkinan besar pengelolaan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Pihaknya masih memastikan hal ini kepada para penawar lelang

"Waste to energy itu juga kemungkinan besar, tapi kami belum melihat final teknologi apa yang dipakai oleh para bidder ini. Kan ini masih dalam proses lelang. Jadi belum bisa melihat apa yang nanti final usulan dari mereka yang akan digunakan di (TPPAS Legok Nangka)," jelasnya.

Soal kendala lelang, Prima mengatakan, belum ada kendala yang berat, sebab dua calon penawar sendiri sudah ditemukan. Namun, hal ini dipastikannya akan disaring kembali untuk ditentukan pemenangnya. 

"Itu nanti kami pertandingankan di antara mereka (bidder). Nanti mereka akan menawar dulu dari nilai project itu, dari nilai VGS dulu. Kami kan dapat VGS itu Rp1,3 triliun. Kemudian tipping fee kami Rp386 ribu," ungkapnya. 

Dengan proses yang kini masih berjalan, Prima berharap agar pemenang lelang segera ditentukan, kemudian pengerjaan juga terus berjalan dan TPPAS Legok Nangka bisa digunakan oleh masyarakat pada 2024.

"Rencananya kalau berdasarkan jadwal kami yang ada, Insyaallah sudah selesai 30 Agustus 2023 di ground breaking. Kemudian setelah itu langsung konstruksi, itu bisa digunakan di tahun 2024. Insyaallah, Maret 2024 mudah-mudahan bisa digunakan," katanya. 

Untuk diketahui, TPPAS Legok Nangka sendiri nantinya akan menampung sampah dari Bandung Raya, Sumedang, dan Garut.***(rianto nurdiansyah)


Editor : Doni Ramdhani