Marissa Haque Sempat Bilang Ingin Meninggal Lebih Dulu dari Ikang Fawzi, Begini Kata Buya Yahya Soal Firasat Kematian dalam Islam

Pernyataan Marissa Haque soal dirinya ingin meninggal lebih dulu dari sang suami ini mengingatkan kepada penjelasan Buya Yahya tentang firasat kematian.

Marissa Haque Sempat Bilang Ingin Meninggal Lebih Dulu dari Ikang Fawzi, Begini Kata Buya Yahya Soal Firasat Kematian dalam Islam
Pandangan Buya Yahya soal firasat kematian/YouTube Al Bahjah

INILAHKORAN, Bandung - Pernyataan Marissa Haque mengenai firasat ingin meninggal lebih dulu daripada suaminya, Ikang Fawzi, menarik perhatian publik. Pernyataan ini mulai viral di media sosial sejak Rabu (2/10/2024) ketika Marissa berbicara kepada Ikang tentang keinginannya tersebut.

Dalam video yang menjadi viral, terlihat Marissa dan Ikang menjawab pertanyaan mengenai ketakutan kehilangan dalam hubungan mereka. Marissa memberikan jawaban yang mengejutkan terkait pertanyaan itu.

Aktor yang terkenal pada tahun 1980-an tersebut mengaku pernah memiliki keinginan untuk meninggal lebih dulu daripada suaminya. 

Marissa mengungkapkan alasannya, yaitu karena merasa kesulitan dalam mengurus rumah tangga yang besar.

"Karena aku nggak ngerti cara ngurus rumah segede ini."

Marissa juga menambahkan bahwa suaminya dapat menggantikan perannya dalam merawat anak-anak mereka.

"Kalau mati lampu nanti tinggal bilang 'ayah ini lampu gimana? Ini listriknya di mana'," jelasnya.

Akan tetapi, Ikang Fawzi segera menegur keinginan istrinya itu. Ia berpendapat bahwa perempuan biasanya memiliki umur lebih panjang dibandingkan laki-laki. 

Kendati demikian, Ikang percaya bahwa setiap orang pasti akan mengalami kematian, yang merupakan takdir dari Allah SWT.

"Enggak lah. Enggak usah dipikirin yang kayak begitu lah. Yang pasti akan terjadi, terjadilah," ungkap Ikang Fawzi.

Pernyataan Marissa Haque soal dirinya ingin meninggal lebih dulu dari sang suami ini mengingatkan kepada penjelasan Buya Yahya tentang firasat kematian.

Dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan tentang kematian seperti firasat yang dirasakan oleh Marissa Haque.

Buya Yahya menjelaskan bahwa kematian merupakan rahasia yang hanya diketahui oleh Allah SWT, sehingga manusia dan makhluk hidup tidak dapat mengetahui takdir mereka.

Ia menyatakan bahwa ketika seseorang merasakan tanda-tanda kematian, sebaiknya mereka menanamkan sikap husnudzan. Hal ini penting agar tidak muncul prasangka buruk.

"Hendaknya kita berhusnudzon kepada Allah, tidak berprasangka buruk," ujar Buya Yahya.

Selanjutnya, pengasuh LPD Al Bahjah di Cirebon itu juga mengingatkan tentang orang-orang yang berusaha memprediksi kematian orang lain.

"Terutama enggak perlu kita berprasangka atau menduga orang ini ada tanda kematian," tambahnya.

Buya Yahya berpendapat bahwa meskipun seseorang merasa hidupnya akan segera berakhir, selama Allah SWT belum berkehendak, maka prediksi tersebut tidaklah tepat.

"Karena biar pun ada tanda kematian pun belum tentu mati," tegasnya.


Editor : Firda Rachmawati