Menatap Muktamar PPP 2025: Arwani Thomafi Digadang Jadi Ketum demi Kebangkitan Partai Ka'bah Menuju Senayan 2029

Menjelang pelaksanaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Banten bersama seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Banten menggelar pertemuan strategis dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Arwani Thomafi.

Menatap Muktamar PPP 2025: Arwani Thomafi Digadang Jadi Ketum demi Kebangkitan Partai Ka'bah Menuju Senayan 2029
Menatap Muktamar PPP 2025: Arwani Thomafi Digadang Jadi Ketum demi Kebangkitan Partai Ka'bah Menuju Senayan 2029

INILAHKORAN, Bandung – Menjelang pelaksanaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Banten bersama seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Banten menggelar pertemuan strategis dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Arwani Thomafi.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat di sebuah rumah makan di Kota Tangerang pada Senin (21/4/2025), sekaligus menjadi ajang halal bihalal dan konsolidasi internal partai.

Acara ini bukan hanya menjadi momen silaturahmi, namun juga ajang refleksi dan langkah awal untuk menyusun peta jalan perubahan yang diharapkan mampu menyelamatkan dan membesarkan kembali PPP, pasca hasil mengecewakan pada Pemilu 2024 lalu, di mana partai berlambang Ka'bah itu gagal menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen.

Tak satu pun kader PPP yang berhasil melaju ke Senayan, sebuah kenyataan pahit yang menjadi cambuk untuk berbenah.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Tangerang, Ahyani, menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya menginginkan adanya perubahan signifikan di tubuh DPP PPP. Ia menilai bahwa PPP kini tengah mengalami penurunan eksistensi dan kehilangan kepercayaan publik.

“Dulu orang-orang tahunya Golkar, PDIP dan PPP. Tapi sekarang, PPP mulai meredup. Makanya, kami ingin ada perubahan ke arah yang lebih baik, kami inisiatif meminta saran dan masukan dari pak Sekjen DPP PPP," ujar Ahyani seperti dikutip dari RRI.co.id.

Ia juga mengungkap bahwa sejumlah nama besar dari eksternal mulai mencuat sebagai calon Ketua Umum PPP, seperti Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman.

Namun, dari internal partai, nama Arwani Thomafi muncul sebagai sosok yang paling mendapat perhatian dan dukungan luas.

“Bagus, bagus saya lihat, dan patut diingat, selain sosoknya pas, didukung dengan kemampuan finansial yang mumpuni. Jadi saya yakin bisa mengembalikan kejayaan PPP,” tambah Ahyani.

Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin, turut menyampaikan dukungannya terhadap Arwani Thomafi sebagai calon Ketua Umum PPP. Menurutnya, Arwani merupakan figur yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan para kader.

“Pak Arwani sosok yang bagus, kyai pula dan memiliki ahlak yang baik. Lalu dekat dengan para kader baik DPC dan DPW di seluruh Indonesia," tutur Subadri.

Ia juga menegaskan bahwa sosok seperti Arwani sangat dibutuhkan dalam proses transformasi PPP yang tengah diusung oleh DPP dengan tagline Transformasi PPP untuk Indonesia.

“Bahkan mengetahui seluk beluk partai karena memang kader internal. Bila memang mumpuni kenapa tidak didukung,” imbuhnya.

Menanggapi dukungan dan aspirasi dari para kader PPP se-Banten, Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi menyatakan bahwa momen halal bihalal ini menjadi ajang penting untuk saling menguatkan dan memperkuat fondasi persatuan partai dalam menghadapi tantangan besar ke depan.

“Dan juga menjadikan kesempatan untuk bagaimana menyiapkan perubahan langkah kita untuk menata PPP mengembalikan kejayaan PPP untuk bisa ke Senayan 2029. Sekarang sedang konsolidasi permusyawaratan tingkat nasional, yakni Muktamar,” ujar Arwani.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya konsolidasi nasional menjelang Muktamar. Menurutnya, semua kader perlu menyiapkan konsep dan strategi perubahan demi menghadapi tantangan internal maupun eksternal yang semakin kompleks.

“Tantangan semakin banyak, baik internal maupin external apalagi dinamika di 2029 semakin berat,” ucapnya.

Saat ditanya soal kemungkinan dirinya maju sebagai calon Ketua Umum, Arwani menjawab diplomatis namun penuh komitmen.

“Baik melalui kesempatan di mana pun jabatan jabatan ke partaian maupun di pemerintahan, apa pun diamini yang penting untuk membesarkan partai,” tuturnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan