Kasus Dugaan Tindakan Asusila LGBT di Kafe Wow Diusut Polisi
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan tindak asusila pasangan sesama jenis atau LGBT di kafe Wow yang berada di daerah Jaksel
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung – Baru-baru ini viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan para lelaki bermesraan di sebuah kafe di daerah Jakarta.
Video itu sempat menghebihkan, lantaran muncul dugaan kafe tersebut merupakan tempat berkumpulnya para gay.
“VIRAL! DIDUGA KAFE LGBT DI JAKSEL, TANPA MALU PARA GAY SALING BERMESRAAN,” tulis Instagram @jktnewss, Senin, 6 Juni 2022, di kolom caption video unggahannya.
Baca Juga: Kucurkan Rp7,5 Miliar, Revitalisasi Stadion Sangkuriang Tahap I Rampung Juni
Dengan mencuatnya kasus dugaan tindakan asusila LGBT itu, polisi langsung melakukan penyelidikan.
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan tindak asusila pasangan sesama jenis atau LGBT di kafe Wow yang berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Dikutip Inilah Koran dari PMJ News, Kapolsek Pancoran, Kompol Rudiyanto mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa, 31 Mei, pukul 21.55 WIB.
Kasus ini berawal dari laporan pria berinsial PH yang menlaporkan adanya dugaan LGBT di Kafe Wow .
Baca Juga: PMK Sebabkan Produktivitas Sapi Perah di Kabupaten Bandung Menurun Hingga 80 Persen
Ketika itu SE sebagai pelayan kafe melihat EV dan rekan-rekan melakukan tindakan asusila di muka umum seperti mencium seorang laki-laki pada leher sebelah kanan. Kemudian melaporkan kepada pelapor, PH.
"Saat itu laki-laki yang dicium oleh EV posisinya dipangku oleh EV, Pelapor segera menghampiri pelaku dan rekannya. memberikan peringatan pelaku dan rekannya," ucap Rudiyanto.
Setelah ditegur, EV dan rekannya meninggalkan Kafe Wow pada pukul 23.30 WIB. Kemudian PH melaporkan kejadian dugaan asusila sesama jenis itu ke Polsek Pancoran.
Baca Juga: Angelina Jolie Dituduh Brad Pitt Jual Saham Harta Gono Gini Secara Diam-diam ke Oligarki Rusia
Hingga saat ini, kata Rudi pihaknya sudah memeriksa tiga karyawan dari Kafe Wow tersebut. Ke-3 orang itu berinsial YP, FB dan PH.
"(Selain itu) meminta keterangan orang yang diduga viral antara lain, EV, AA, AN, RK dan FR. Kemudian meminta juga keterangan terhadap orang orang yang diduga ada di tkp, VE, AN, DS dan SV," bebernya.
Rudi menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan ahli pidana hingga ahli ITE untuk menentukan kelanjutan dari kasus dugaan tindakan asusila sesama jenis di kafe tersebut.
Baca Juga: Satpol PP Kota Bandung Akui Kesulitan Tertibkan PKL di Kawasan Alun alun
"Saat ini masih penyelidikan lebih lanjut terhadap laporan polisi dengan berkoordinasi kepada ahli pidana dan ahli ITE," terang Rudi.
Sementara itu, kafe Wow akan ditutup maksimal tiga hari dalam rangka pembinaan dan sosialisasi dari Pemda Jakarta Selatan.
"Untuk Pemilik cafe juga diminta membuat surat pernyataan dan himbauan tentang narkotika, asusila dan kejahatan lain," tandanya.***
Editor : inilahkoran


