Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor Molor, Bima Arya Sebut Kontraktornya Tidak Bisa Pegang Amanah
Pembangunan lanjutan Masjid Agung Kota Bogor senilai Rp33,12 miliar di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah tidak selesai tepat waktu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - pembangunan lanjutan Masjid Agung Kota Bogor senilai Rp33,12 miliar di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah tidak selesai tepat waktu.
Hal ini membuat Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pembangunan tahap akhir Masjid Agung Kota Bogor yang dimulai sejak Mei 2023 ini memang tidak dapat diselesaikan sesuai target pengerjaan. Pekerjaan akan berlanjut pada 2024 untuk penyelesaian menara.
"Ya kami akan maksimalkan pengawasan (pembangunan Masjid Agung Kota Bogor), karena ini kontraktornya tidak amanah menurut saya, saya sudah tegur keras berkali-kali, gak beres dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan," kata Bima Arya, Minggu 7 Januari 2023.
Bima melanjutkan kedepan, pengerjaan Masjid Agung Kota Bogor yang menyisakan sekitar 20 persen lagi tak hanya di awasi Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (PUPR) namun juga Kejaksaan Kota Bogor.
"Ditargetkan Februari 2024 dan paling lambat Maret bisa selesai tuntas, sepertinya ada persoalan internal tapi Insyaallah kami maksimal Februari bisa selesai dan dikenakan penalty," terangnya.
Adapun, Masjid Agung Kota Bogor ini nantinya akan terintegrasi dengan Alun-alun Kota Bogor dan juga memiliki perpustakaan. Selain itu, Insyaallah ada menara setinggi 50 meter menghadap ke Alun-alun Kota Bogor.
"Ya, kan seelain Masjid Agung Kota Bogor, pembangunan lanjutan GOR Indoor Bogor Selatan juga telat lewat tahun," pungkas Bima.
Diketahui, pembangunan lanjutan Masjid Agung Kota Bogor dikerjakan PT Bumi Putri Silampari. Proyek akhir itu menelan anggaran Rp33,12 miliar.
Pembangunan lanjutan meliputi pekerjaan arsitektur eksterior, menara, pekerjaan pendahuluan, pekerjaan fasad kaca, kerawanan GRC dan lisplang atap, pekerjaan luar bangunan masjid, serta pekerjaan arsitektur interior.
Termasuk juga pengerjaan dasar, lantai satu ruang sholat utama, lantai dua lantai mezzanine, tangga dari lantai dasar ke lantai satu ruang salat utama, hingga pekerjaan atap. (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

