Pemkot Bandung Kerahkan Tim Kebersihan Jelang Laga dan Pawai Juara Persib
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiapkan, langkah teknis menyeluruh mengantisipasi dampak kebersihan dari pertandingan Persib Bandung dan pawai juara yang akan digelar pada 24-25 Mei 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiapkan, langkah teknis menyeluruh mengantisipasi dampak kebersihan dari pertandingan Persib Bandung dan pawai juara yang akan digelar pada 24-25 Mei 2025.
Seluruh armada kebersihan akan dikerahkan secara maksimal. Termasuk sejak, Jumat 9 Mei 2025 malam untuk menjaga kebersihan kota sebelum selama dan setelah acara.
Kepala DLH Kota Bandung, Dudy Prayudi menyatakan, tim kebersihan sudah mulai diturunkan ke kawasan Dago sejak Jumat 9 Mei 2025 sebagai antisipasi dini terhadap potensi konvoi dan keramaian setelah pertandingan Persib melawan Barito Putra.
“Setelahnya, fokus pada pembersihan subuh di titik-titik keramaian pasca konvoi,” kata Dudy Prayudi, Jumat 9 Mei 2025.
Ia meminta, seluruh satuan wilayah kebersihan (SWK) untuk siaga penuh terutama pada subuh hari. DLH juga mengantisipasi tumpukan sampah di jalur-jalur penting seperti flyover, alun-alun serta koridor Stadion GBLA–Soekarno Hatta.
“Kita gabungkan pembersihan mulai Sabtu subuh sebelum pukul 06.00 WIB. Kami juga berharap, masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kebersihan selama perayaan berlangsung," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris DLH, Sopyan Hernadi menjelaskan, bahwa dua hari yakni 24 dan 25 Mei telah diidentifikasi sebagai puncak kegiatan yang memerlukan perhatian ekstra dalam pengelolaan sampah.
Pembersihan akan dilakukan intensif sejak, Sabtu 24 Mei malam di sekitar Stadion GBLA dan dilanjutkan keesokan harinya hingga Senin subuh.
“Untuk hari Sabtu, kami fokus pembersihan di sekitar GBLA sejak malam hingga subuh. Pagi hingga siang akan kami bersihkan karena ada aktivitas PKL juga di sana,” kata Sopyan Hernadi.
Pihaknya juga mewaspadai euforia pendukung Persib atau Bobotoh yang mungkin menginap di area publik seperti Gedung Sate.
“Ini jadi perhatian kami. Kami akan maksimalkan pembersihan terutama menjelang pawai hari Minggu,” ucapnya.
Sebelum konvoi berlangsung, pihaknya akan menyapu bersih berbagai titik di Kota Bandung agar kota dalam kondisi bersih saat perayaan.
Setelah pawai, pembersihan kembali dilakukan secara besar-besaran di area pusat kota terutama di Gedung Sate, Monumen Perjuangan (Monju) dan Jalan Cilaki yang juga menjadi lokasi PKL.
"Pembersihan akhir akan dilakukan setelah acara hiburan malam selesai. Kami memastikan setelah seluruh kegiatan berakhir, Kota Bandung akan kembali bersih dan nyaman bagi warga," ujar dia. ***
Editor : Ahmad Sayuti


