Penyidikan Baru Dimulai, Kejagung Bidik Potensi Tersangka Baru Kasus Korupsi BGN
Penyidikan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional terus berkembang. Kejagung buka peluang tambah tersangka baru dari pendalaman BAP.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa proses hukum terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) anggaran 2025–2026 masih berada di babak awal.
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa setelah mengamankan empat tersangka utama, tim penyidik tidak akan berhenti dan terus memburu pihak-pihak lain yang harus bertanggung jawab secara hukum.
"Kami masih terus melakukan pendalaman, masih terus melakukan pendalaman karena ini masih di awal ya di awal penyidikan," ujar Syarief.
Salah satu langkah krusial yang kini tengah dibidik oleh tim penyidik Jampidsus adalah mendalami isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari salah satu tersangka, yaitu mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya (SS). Kejagung berencana menelusuri nama-nama serta informasi penting yang dibeberkan oleh Sony.
Syarief menekankan bahwa pihaknya tidak akan sekadar melihat daftar nama yang tertulis, melainkan substansi informasi dan peran dari nama-nama yang terseret tersebut.
"Kami akan memeriksa tersangka SS terlebih dahulu. Fokus ke situ dulu ya... agar yang bersangkutan menerangkan kepada kami apa informasi yang didapat. Jadi bukan hanya nama saja tapi apa informasinya," kata mantan Kajari Jakarta Selatan tersebut.
Lebih lanjut, Syarief menegaskan bahwa siapa pun yang mengetahui, melihat, atau mengalami langsung sengkarut tata kelola di BGN ini berpotensi besar untuk dipanggil menghadap penyidik sebagai saksi.
Hingga saat ini, Kejagung telah resmi menahan empat orang tersangka yang diduga kuat menjadi aktor utama dalam kasus korupsi tata kelola program MBG ini:
Dadan Hindayana (Mantan Kepala BGN)
Lodewyk Pusung (Mantan Wakil Kepala BGN)
Sony Sonjaya (Mantan Wakil Kepala BGN)
Asep Yusuf Somantri (Pihak Swasta)
Editor : Firda Rachmawati


