Peringati HJB Kota Bogor, Warga Antusias Nonton Layar Tancap di Alun-alun

Warga kota Bogor berbondong-bondong nonton layar tancap saat kegiatan HJB di Alun-alun Kota Bogor bareng pejabat Pemkot

Peringati HJB Kota Bogor, Warga Antusias Nonton Layar Tancap di Alun-alun
Antusiasme warga sangat tidalam rangka kegiatan HJB KOta Bogor.nggi saat nonton layar tancap

INILAHKORAN, Bogor - Rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540 yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Bogor setelah helaran, dilanjutkan dengan nonton bareng atau nobar layar tancap pada Jumat 3 Juni 2022 malam.

Wali Kota Bogor Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah serta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama warga tumpah ruah menonton layar tancap.

Dalam nonton bareng tersebut, ada dua film yang diputar sebagai hiburan warga, yakni film Keluarga Cemara yang dibintangi Nirina Zubir, Agus Ringgo dan film Preman Pensiun The Movie. Suasana meriah dan lalu lalang hilir mudik warga yang datang berbondong-bondong untuk nobar layar tancap mengingatkan kondisi nonton bareng layar tancap di era 80-an hingga pertengahan tahun 90-an.

Baca Juga: Suka Cita HJB ke-540 dan Doa Untuk Eril dari Kota Bogor

"Kami di Alun-alun Kota Bogor, nonton bersama-sama layar tancap. Anak-anak yang sudah lama tidak nonton layar tancap, para orang tua yang nostalgia waktu PDKT (pendekatan), mari kami nonton bareng layar tancap," ungkap Bima Arya.

Bima memaparkan, untuk warga yang hadir dalam acara nobar layar tancap ini disediakan doorprize beragam hadiah yang secara langsung diserahkan Bima Arya. Syaratnya harus mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Pertanyaan yang diberikan dirinya bagi warga Kota Bogor mulai dari pengetahuan ikon-ikon Kota Bogor, nama pahlawan atau pejuang Kota Bogor, nama para wali kota Bogor pendahulu, nama-nama kelurahan, semboyan Kota Bogor hingga yang terkait dengan Hari Jadi Bogor ke-540.

"Saya tadi memberikan pertanyaan kepada warga. Saya hanya menyerahkan satu sepatu kepada salah satu warga karena menjawab pertanyaan tidak lengkap. Momen lainnya adalah saat salah anak bernama Wulan, warga Ardio, Kelurahan Cibogor yang mendapatkan sepatu setelah mampu menjawab pertanyaan tentang arti semboyan Kota Bogor yang terpahat di Tepas Salapan Lawang secara benar," paparnya.

Baca Juga: YJN Usulkan Penambahan Rest Area di Puncak Bogor Untuk Penataan Pedagang

"Jadi jangan lupakan sejarah, semua harus diingat. Apa yang kami nikmati saat ini merupakan warisan para pendahulu kita dan apa yang kita lakukan hari ini akan dinikmati oleh generasi mendatang," tambah Bima. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran