Pertikaian Hukum Makin Memanas, NewJeans Tolak Penyelesaian Sengketa dengan ADOR

NewJeans dengan tegas menolak untuk berdamai dan kembali bergabung dengan ADOR karena keinginan untuk berpisah.

Pertikaian Hukum Makin Memanas, NewJeans Tolak Penyelesaian Sengketa dengan ADOR
Girl grup NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Girl grup NewJeans nampaknya enggan untuk berdamai dengan agensi ADOR dan memilih untuk berpisah.

Keretakan antara NewJeans dan ADOR tidak menunjukkan tanda-tanda akan membaik, karena girl grup tersebut dengan tegas menolak kemungkinan penyelesaian selama sidang pengadilan kedua mereka pada hari ini, Kamis, 5 Juni 2025.

Diselenggarakan di Divisi Perjanjian Sipil 41 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, sidang tersebut membahas gugatan Hukum yang diajukan oleh ADOR, yang meminta pengesahan kontrak eksklusif NewJeans.

Meskipun para member tidak hadir, perwakilan Hukum mereka menyampaikan sikap tegas NewJeans.

Ketika ditanya oleh hakim ketua apakah penyelesaian dapat dicapai, tim Hukum NewJeans menjawab dengan lugas:

“Hubungan kepercayaan telah runtuh total. Ini seperti menyeberangi sungai yang tidak dapat kembali. Meskipun kami akan berkonsultasi dengan klien kami, penyelesaian sangat tidak mungkin terjadi.”

Sebaliknya, ADOR mempertahankan nada yang lebih mendamaikan, dengan menyatakan bahwa mereka tetap terbuka untuk menyelesaikan masalah tersebut “setelah pengadilan mencapai kesimpulan.”

Perselisihan ini bermula pada November 2024, ketika NewJeans menyatakan niat mereka untuk mengakhiri kontrak dengan ADOR dan perusahaan induk HYBE, dengan alasan hilangnya kepercayaan sepenuhnya.

ADOR menanggapi dengan mengajukan gugatan Hukum dan berhasil mendapatkan putusan pengadilan yang melarang NewJeans terlibat dalam promosi independen atau kesepakatan periklanan apa pun.

Untuk lebih menegakkan perintah tersebut, pengadilan menyetujui eksekusi wajib tidak langsung, dengan mengenakan denda sebesar ₩1 miliar KRW per member untuk setiap pelanggaran, jumlah total yang sangat besar yaitu ₩5 miliar KRW (sekitar Rp59 miliar).

Pertarungan Hukum ini masih jauh dari selesai. Sidang ketiga dijadwalkan pada 24 Juli 2025, di mana kedua belah pihak diperkirakan akan melanjutkan pertarungan mereka atas salah satu pertikaian yang paling banyak diperhatikan di dunia K-Pop.***


Editor : Irma Nurfajri