Pertumbuhan Industri di Cirebon Belum Sepenuhnya Menyerap Tenaga Kerja Lokal

Ketersediaan lapangan kerja di Kabupaten Cirebon dinilai masih belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. 

Pertumbuhan Industri di Cirebon Belum Sepenuhnya Menyerap Tenaga Kerja Lokal
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Nurholis menyoroti tantangan penyerapan tenaga kerja lokal di tengah pertumbuhan industri di Kabupaten Cirebon. (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - Ketersediaan lapangan kerja di Kabupaten Cirebon dinilai masih belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. 

Meski sektor industri terus berkembang, akses terhadap pekerjaan masih menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Nurholis.

Dia menilai, ketersediaan lapangan kerja di Kabupaten Cirebon  masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Pertumbuhan sektor industri belum sepenuhnya sejalan dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Pertumbuhan industri belum sepenuhnya mampu menyerap tenaga kerja lokal.” ungkapnya, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, sejumlah kawasan dan perusahaan industri yang berkembang di daerah tersebut belum sepenuhnya mampu membuka akses pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan masyarakat.

“Salah satu kendalanya adalah keterbatasan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan pendidikan masyarakat.” ucapnya.

Menurut Nurholis, masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah cenderung memiliki pilihan pekerjaan yang lebih terbatas. Kondisi tersebut semakin menjadi tantangan ketika perusahaan menetapkan kualifikasi tertentu dalam proses penerimaan tenaga kerja.

“Masyarakat berpendidikan rendah memiliki pilihan pekerjaan yang lebih terbatas.” ujarnya.

Di sisi lain, peningkatan jumlah industri di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat diikuti dengan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Keberadaan industri diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui penyerapan tenaga kerja.

“Pertumbuhan industri harus diikuti dengan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.”

Dia menambahkan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan dunia usaha untuk memperkuat keterkaitan antara kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja lokal. Penyesuaian tersebut dinilai penting agar masyarakat Kabupaten Cirebon memiliki peluang yang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja.

“Kebutuhan tenaga kerja harus disesuaikan dengan kompetensi masyarakat lokal.” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani