Pesta Olahraga di Tengah Himpitan Dana, KONI KBB Tetap Lakukan Persiapan

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan tetap menjadi tuan rumah Porprov XIV Jabar tahun 2022 dari 16 cabang olahraga (Cabor). Kendatipun pesta olahraga tersebut digelar di tengah mimpitan dana.

Pesta Olahraga di Tengah Himpitan Dana, KONI KBB Tetap Lakukan Persiapan
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan tetap menjadi tuan rumah Porprov XIV Jabar tahun 2022 dari 16 cabang olahraga (Cabor). Kendatipun pesta olahraga tersebut digelar di tengah mimpitan dana.

INILAHKORAN,Bandung- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan tetap menjadi Tuan rumah Porprov XIV Jabar tahun 2022 dari 16 cabang olahraga (Cabor). Kendatipun pesta olahraga tersebut digelar di tengah mimpitan dana.

Sekretaris Umum KONI KBB, Jaka Supriatna mengatakan, keputusan tersebut mengacu kepada amanat yang sudah diputuskan melalui SK Gubernur Jawa Barat, Nomor 426/Kep.133-Dispora/2022 tentang Penunjukan Daerah Kabupaten/Kota Sebagai Penyelenggara Porprov XIV Tingkat Jabar Tahun 2022.

"Pengurus KONI KBB yang sekarang tetap berpegang teguh pada SK Gubernur bahwa KBB jadi Tuan rumah 16 cabor di Porprov Jabar 2022, dan keputusannya tetap seperti itu," katanya, Selasa 11 Oktober 2022.

Menurutnya, keputusan gubernur itu harus dilaksanakan apapun kondisinya, mengingat opening ceremoni Porprov digelar 12 November 2022 mendatang.

"Kalau KBB mundur maka waktu yang sempit, tidak akan memungkinkan untuk memindahkan venue pertandingan ke daerah lain," tuturnya.

Ia menyebut, cabor yang telah ditetapkan KBB menjadi tuan rumahnya, antara lain gulat, berkuda equistrian, woodball, ski air, senam, dansa, squash, bowling, menembak, jujitsu, drumband, kriket, kempo, biliar, binaraga, dan barongsai. 

Kendati dalam pelaksanaannya ada yang digelar di Kota Bandung, namun tetap perangkat tuan rumahnya adalah KBB.

"Nantinya ada sembilan cabor yang pertandingannya digelar di KBB dan enam cabor di luar KBB, namun tetap perangkat tuan rumahnya dari KBB," sebutnya.

"Sementara kalau yang digelar di KBB seperti gulat, berkuda equistrian, woodball, kriket, dramband, jujitsu, dan barongsai," sambungnya.

Disinggung terkait minimnya anggaran yang ada, Jaka Supriatna menyampaikan, pihaknya bakal berupaya melakukan efisiensi anggaran untuk penyelenggaraan Porprov XIV Jabar tahun 2022.

Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran minimnya anggaran untuk perhelatan Porprov XIV Jabar tahun 2022 tersebut. "Ketika tahun 2018 pada saat KBB bukan Tuan rumah Porprov, anggaran KONI mencapai 20 miliar," katanya.

Kendati demikian, jelas dia, sekarang saat KBB jadi Tuan rumah anggaran yang ada hanya Rp 9,8 miliar itupun termasuk operasional.  "Memang anggaran sangat minim, makanya ada banyak efesiensi," jelasnya.

Salah satunya, sebut dia, kemungkinan tidak akan ada pengukuhan atlet, namun langsung ke pelepasan atlet yang akan bertanding. "Tapi itu nanti akan coba dikomunikasikan dengan Plt bupati terlebih dahulu," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, kondisi keuangan Pemda Bandung Barat saat ini hanya mampu menggelar empat cabor sebagai Tuan rumah penyelenggara Porprov tahun ini. 

"Jadi tidak ada urusan politik dan lainnya, bisa ditanya ke OPD kita bagaimana kondisi keuangan kita," katanya. 

Selain itu, ungkap dia, pihaknya juga saat ini harus harus menyiapkan upah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang nilainya hampir mencapai Rp 100 miliar. 

"Belum lagi gaji ASN sendiri baru 11 bulan dan honor TKK saja ada yang baru 9 bulan, jadi kondisi keuangan kita (Pemkab) memang defisit," ujarnya.***(agus satia negara)


Editor : Ghiok Riswoto