Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026, Pemkab Dorong Deklarasi Damai
Pemkab Bekasi memastikan Pilkades Serentak 20 September 2026 di 154 wilayah berlangsung aman, tertib, jujur, dan demokratis melalui deklarasi damai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, berkomitmen memastikan pelaksanaan Pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak pada 20 September 2026 di 154 wilayah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui deklarasi damai yang melibatkan calon kepala desa, unsur pemerintah, aparat keamanan, serta pihak terkait dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026.
Plt. Bupati Bekasi mengatakan deklarasi damai tidak hanya bertujuan memastikan proses pemilihan berjalan lancar, tetapi juga menegaskan bahwa Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat desa.
"Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, deklarasi damai ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan dapat berjalan dengan aman, tertib, jujur dan demokratis," katanya di Cikarang, Kamis.
Ia mengajak seluruh calon kepala desa menjadikan Pilkades sebagai ruang kompetisi yang sehat dengan menawarkan gagasan, visi, dan program terbaik bagi masyarakat.
Perbedaan pilihan, lanjut dia, tidak boleh menjadi alasan untuk memutus persaudaraan. Para calon dipersilakan menyampaikan visi dan gagasan serta meyakinkan masyarakat selama tahapan pemilihan berlangsung.
Namun setelah seluruh tahapan selesai, seluruh calon diharapkan kembali bersatu sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bekasi.
"Menang atau kalah, harus siap menerima hasil. Karena yang kita pertaruhkan bukan hanya kemenangan dalam pemilihan, tetapi juga persatuan dan ketenteraman masyarakat desa," ujarnya.
Pemkab Bekasi juga mengingatkan tim pendukung masing-masing calon agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik maupun provokasi.
Penyebaran informasi tidak benar yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat juga diminta untuk dihindari.
Sementara itu, masyarakat diajak menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta ikut menjaga situasi tetap kondusif. Warga juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.
Asep turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi beserta jajaran, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan dan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026.
"Sinergi seluruh pihak menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan pemilihan dapat berlangsung aman dan lancar hingga penetapan hasil," ucapnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi Iman Santoso meminta seluruh kandidat kepala desa beserta simpatisan dan pendukung mematuhi ketentuan yang berlaku selama pelaksanaan Pilkades.
Iman menjelaskan, sesuai jadwal, masa tenang berlangsung hingga Sabtu. Karena itu, tidak diperbolehkan adanya pengerahan massa maupun kegiatan yang bersifat kampanye.
"Sesuai jadwal, hari ini hingga Sabtu besok merupakan hari tenang jadi tidak ada pengerahan massa maupun tindakan bersifat kampanye. Silakan berkonsolidasi dengan pendukungnya untuk bersama-sama menjaga kondusif wilayah masing-masing terutama saat pemungutan suara hari Minggu nanti," kata Iman.***
Editor : JakaPermana

