PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik di Tujuh Wilayah, Pulihkan Ekosistem Lokal
PNM menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah Indonesia melalui Green Impact PNM Peduli untuk memulihkan vegetasi lokal dan menjaga lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah Indonesia melalui program Green Impact PNM Peduli. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memulihkan vegetasi lokal.
Penanaman dilakukan di Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, hingga Subang. Jenis bibit yang ditanam disesuaikan dengan ekosistem setempat, mulai dari pinus, cemara, edelweis, anggrek gunung, saninten, puspa, picis (brasan), hingga beringin.
Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan, keberhasilan program penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari pertumbuhan tanaman dan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
"Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, kami memilih jenis tanaman endemik untuk menjaga keberagaman vegetasi lokal, bekerja bersama komunitas, pengelola kawasan, dan pemerintah desa, serta melakukan monitoring secara berkala," ujar Kindaris, Selasa (3/11/2026).
Green Impact PNM Pulihkan Vegetasi di Lereng Gunung
Aksi penanaman tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026 yang mengusung semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM.
Melalui program ini, Insan PNM tidak hanya menaklukkan sejumlah puncak gunung tertinggi di Indonesia, tetapi juga berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem di sepanjang jalur dan lereng pendakian.
Di Banyuwangi, penanaman dilakukan di lereng Gunung Raung dengan ketinggian 3.344 meter di atas permukaan laut (mdpl), tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru.
PNM menyalurkan sebanyak 1.000 bibit pohon yang terdiri dari 500 cemara, 200 durian, dan 300 alpukat. Pohon cemara ditujukan untuk menjaga resapan air serta mendukung habitat fauna, sementara pohon buah diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik di kawasan Gunung Prau. Kegiatan tersebut ditandai dengan seremoni penanaman di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon.
PNM Lakukan Pemantauan Setiap Enam Bulan
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, PNM menjadwalkan pemantauan berkala setiap enam bulan di seluruh lokasi penanaman.
Pemantauan dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kelangsungan hidup tanaman, memastikan pemulihan tutupan vegetasi, serta menjaga keterlibatan aktif masyarakat dan nasabah PNM dalam upaya pelestarian lingkungan.
Melalui program Green Impact PNM Peduli, perusahaan berharap penanaman pohon tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak ekologis dan sosial secara berkelanjutan.
Editor : Ahmad Sayuti

