Punya 30 Tahun, Pelan-pelan Benahi Fasilitas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
MANAJEMEN Persib buka suara soal fasilitas yang selama ini disorot banyak Bobotoh. Banyak yang menganggap tim berjulukan Maung Bandung ini belum memiliki fasilitas yang komplit.
Salah satu yang paling ramai diperbincangkan adalah fasilitas tempat pusat kebugaran alias gym. Terbukti hingga saat ini, Persib masih harus menjalani program latihan kebugaran di tempat lain.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan tanda tanya besar. Sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia dengan sejarah dan basis suporter yang luar biasa, Persib dinilai seharusnya sudah memiliki fasilitas latihan yang lebih lengkap dan representatif, termasuk gym sendiri.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengakui hal itu. Namun menurutnya fasilitas bukan hal yang mudah untuk dibangun.
“Fasilitas itu bukan sesuatu yang semalam jadi. Itu harus dipikirkan dengan matang dan di-plan untuk long term,” ujar Adhitia, Senin (10/8).
Adhitia lantas mengingatkan Persib saat musim 2024 silam. Saat itu, timnya harus menjalani latihan dengan berpindah-pindah lapangan, mulai dari Lapangan Sidolig, Saraga ITB hingga lapangan Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik.
“2025 kita sudah punya latihan yang dedicated, sudah punya locker room yang bagus. Jadi ini bukan sesuatu yang sekali gebrak, selesai. Nggak bisa, karena pasti akan menyentuh ke aspek yang lain,” bebernya.
Saat ini, lanjutnya, Persib tengah berupaya mengembangkan fasilitas kearah yang lebih baik. Bahkan beberapa di antaranya baru.
“Pasti akan ada progres, ada sesuatu yang baru segala macam. Tapi kita kan nggak mau rame gitu ya. Ada administrasi yang mesti kita beresin, ada hal-hal yang sifatnya surat-menyurat, perizinan, dan segala macam yang memang kita masih beresin gitu,” katanya.
Adhit-sapaan akrabnya memastikan manajemen PT PBB akan secara perlahan membuat seluruh fasilitas terpenuhi. Sehingga, hal ini membuat Persib semakin berkembang.
“Pelan-pelan manajemen juga lagi mengarah ke sana dan ini bukan one night show gitu yang 'isuk kudu aya, kudu beres', nggak. Ini pelan-pelan gitu,” tuturnya.
Apalagi, dia menyatakan Persib masih memiliki banyak waktu. Sebab timnya ini sudah menyewa Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) selama 30 tahun ke depan.
“Kita punya banyak waktu untuk pelan-pelan ngebenahin supaya ini jadi long term project gitu, bukan yang kita cuma bikin biar Bobotoh happy terus besoknya nggak keurus lagilah, nggak kerawat, nggak. Kita pengen bener-bener bikin jadi sesuatu yang long term lah. Sabar lah, doain aja lah,” jelasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Inilahkoran


