Ratusan Atlet Pelajar Dilepas untuk Berlaga di POPDA dan Peparpeda Jabar 2025

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melepas kontingen terbesar mereka, lebih dari 300 atlet pelajar, pelatih, dan ofisial, untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025. 

Ratusan Atlet Pelajar Dilepas untuk Berlaga di POPDA dan Peparpeda Jabar 2025
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melepas kontingen terbesar mereka, lebih dari 300 atlet pelajar, pelatih, dan ofisial, untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025. 

INILAHKORAN, Ngamprah – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melepas kontingen terbesar mereka, lebih dari 300 atlet pelajar, pelatih, dan ofisial, untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025. 

Pelepasan yang sarat semangat juang ini diharapkan menjadi gerbang bagi KBB untuk mengukir sejarah baru di kancah olahraga pelajar tingkat provinsi.
 
Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat di Bale Gempungan, Komplek Pusat Pemerintahan KBB pada Kamis 18 September 2025, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asep Ismail, mewakili Bupati Jeje Ritchie Ismail. 

Turut hadir Sekretaris Daerah KBB Ade Zakir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Duddy Prabowo, serta perwakilan Koni dan NPCI Kabupaten Bandung Barat, menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap para duta olahraga muda ini.
 
Dalam ajang bergengsi dua tahunan ini, KBB mengirimkan kekuatan penuh, yakni sebanyak 223 atlet, 55 pelatih, dan 25 ofisial yang akan berkompetisi di 22 cabang olahraga POPDA. 

Tak ketinggalan, 11 atlet difabel kebanggaan KBB, didampingi 7 pelatih dan 9 ofisial, siap bertanding di 2 cabang olahraga Peparpeda, membuktikan bahwa semangat berprestasi tak mengenal batas.
 
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Imam Santoso Mulyo menegaskan bahwa pengiriman kontingen ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangan potensi olahraga pelajar.
 
"Keikutsertaan Bandung Barat di POPDA XIV dan Peparpeda IV ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud keseriusan pemerintah dalam memberikan motivasi serta peluang emas bagi atlet muda untuk berkembang," kata Imam.
 
Menurutnya, POPDA dan Peparpeda berfungsi ganda sebagai ajang seleksi ketat sekaligus kawah candradimuka untuk kaderisasi atlet berprestasi. 

Para talenta terbaik yang bersinar di ajang ini nantinya akan dipersiapkan untuk melangkah lebih jauh, mewakili Jawa Barat di tingkat nasional, bahkan internasional.
 
"Kami ingin menjadikan olahraga sebagai sarana pembangunan karakter. Nilai sportivitas, disiplin, persatuan, dan daya saing adalah bekal penting bagi para pelajar agar siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan," tegasnya.
 
Dukungan penuh dari pemerintah daerah diharapkan mampu membakar semangat juang para atlet

"Harapan kami, seluruh atlet dapat tampil percaya diri, memberikan yang terbaik dari hati, dan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas," ujarnya. 

"Prestasi akan menjadi bonus manis dari kerja keras dan dedikasi mereka yang tak kenal lelah," ucapnya. ***


Editor : JakaPermana