Revitalisasi Gasibu-Gedung Sate: Berseri untuk Negeri
HITUNG mundur penataan Gedung Sate dan Gasibu dimulai. Seluruh pekerjaan utama ditargetkan selesai sebelum perayaan kemerdekaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Yuliantono
Pagar-pagar proyek masih berdiri di sudut kawasan Gedung Sate. Bunyi alat kerja sesekali memecah suasana, sementara para pekerja terus merapikan setiap sudut ruang publik yang sebentar lagi akan menjadi pusat peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Jawa Barat.
Waktu menjadi hitungan yang tak bisa ditawar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memasang target seluruh pekerjaan utama penataan kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu rampung pada 10 Agustus 2026, hanya beberapa hari sebelum upacara kemerdekaan digelar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan target tersebut harus tercapai. "10 Agustus selesai," ujar Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (3/8).
Penataan kawasan Gedung Sate-Gasibu menjadi salah satu proyek strategis yang tengah dikebut Pemprov Jabar. Kawasan yang selama ini menjadi ikon pemerintahan provinsi itu dipersiapkan bukan hanya tampil lebih indah, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang terhubung dengan kawasan administratif secara lebih tertata dan representatif.
Di lapangan, perubahan mulai terlihat jelas. Hamparan paving block kini mendominasi area yang sebelumnya masih dipenuhi material bangunan. Pekerjaan fisik memasuki fase akhir, sementara para pekerja mulai beralih pada tahapan pembersihan dan penyempurnaan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan progres pembangunan kini tinggal menyelesaikan pekerjaan akhir sebelum kawasan digunakan untuk agenda kenegaraan.
"Targetnya sebelum 17 Agustus sudah selesai. Dari sisi fisik, landasan sudah mulai terpasang semuanya, tinggal tahap pembersihan di akhir," katanya.
Pemprov memastikan halaman Gedung Sate tetap menjadi lokasi upacara HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Karena itu, seluruh area inti yang akan digunakan dalam pelaksanaan upacara diprioritaskan selesai lebih dahulu.
Meski begitu, pekerjaan belum sepenuhnya berhenti setelah peringatan kemerdekaan berlangsung. Sejumlah titik di luar kawasan inti, terutama di sisi utara kompleks Gedung Sate, masih akan ditata secara bertahap.
"Area yang digunakan untuk upacara dipastikan siap. Setelah itu masih ada pengerjaan lanjutan di area yang tidak dipakai untuk pelaksanaan upacara," ucapnya.
Dengan tenggat penyelesaian pada 10 Agustus, Pemprov Jawa Barat memiliki waktu sekitar sepekan untuk memastikan setiap sudut kawasan Gedung Sate dan Gasibu benar-benar siap. (gin)
Editor : Inilahkoran


