Satu Layar Menyatukan Ribuan Hati Bogor
PLAZA Balai Kota Bogor berubah menjadi lautan suporter. Ribuan warga larut dalam kemeriahan nonton bareng final Piala Dunia 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:Rizki Mauludi
Jarum jam baru melewati tengah malam ketika Plaza Balai Kota Bogor mulai dipenuhi lautan manusia. Dari berbagai penjuru Kota dan Kabupaten Bogor, warga berdatangan membawa satu tujuan yang sama: menyaksikan final Piala Dunia 2026 bersama.
Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang mengajak sahabat dan komunitas. Sebagian mengenakan jersey tim favorit, sementara yang lain cukup membawa semangat untuk menikmati pertandingan terbesar sepak bola dunia.
Tepat sekitar pukul 00.05 WIB, pintu masuk dibuka. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai langsung menghidupkan suasana. Di sela menunggu laga dimulai, panitia membagikan ratusan doorprize yang semakin menambah antusiasme ribuan warga yang memadati plaza.
Namun malam itu, hadiah bukanlah daya tarik utamanya. Semua mata tertuju ke layar raksasa yang menampilkan duel dua raksasa sepak bola dunia, Argentina melawan Spanyol.
Selama 90 menit lebih, setiap peluang menciptakan ketegangan. Setiap serangan disambut teriakan harap-harap cemas dari para penonton. Hingga akhirnya, gemuruh pecah.
Gol tunggal Spanyol menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina. Sorak kemenangan bergema di Plaza Balai Kota, mengiringi keberhasilan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Di tengah keramaian itu, Ruri Aria menjadi salah satu warga yang ikut larut dalam euforia. Dia sengaja datang dari Kedung Halang untuk memberikan dukungan kepada Spanyol.
"Saya mendukung Spanyol. Senang sekali bisa menyaksikan final bersama ribuan warga Bogor. Suasananya sangat meriah dan penuh kebersamaan," katanya.
Baginya, nonton bareng bukan sekadar menyaksikan pertandingan. Ada suasana kebersamaan yang sulit ditemukan ketika menonton sendirian di rumah.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menilai kegiatan tersebut menjadi ruang yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat melalui olahraga.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang.
"Kami ingin masyarakat Kota Bogor dapat menikmati final Piala Dunia bersama dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan," ujarnya.
Agar kegiatan berlangsung lancar, pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta panitia pelaksana. Hasilnya, meski berlangsung hingga dini hari, seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan kondusif. (gin)
Editor : Inilahkoran


