Sekolah Sehat, Tempat Karakter Bertumbuh

Sekolah Sehat, Tempat Karakter Bertumbuh
BUDAYA SEHAT: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menekankan pentingnya membangun dan menjaga budaya sehat di lingkungan sekolah.

INILAH, Tangerang - Sekolah bukan sekadar tempat mengejar nilai dan prestasi. Di sana, anak juga belajar menjaga kesehatan, menghargai teman, membangun keberanian, serta menemukan lingkungan yang aman untuk tumbuh.

Pesan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat menekankan pentingnya membangun budaya sehat di lingkungan sekolah.

Menurut Tinawati, budaya sehat memiliki kaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, kesehatan, olahraga, sains, dan teknologi menjadi bagian yang saling melengkapi dalam menyiapkan generasi masa depan.

Namun, sekolah yang sehat tidak cukup hanya memiliki lingkungan bersih dan aktivitas olahraga. Ruang belajar juga harus aman dan nyaman, termasuk bebas dari perundungan.

Tinawati menilai kecerdasan anak tidak hanya ditentukan kemampuan intelektual. Kemampuan mengelola emosi dan membangun hubungan baik dengan orang lain juga menjadi bagian penting dari pembentukan karakter.

“Bagaimana anak juga diajarkan untuk saling menghargai sesama temannya di sekolah, biar bagaimanapun mereka adalah duta-duta antiperundungan,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa dibebankan kepada sekolah saja. Keluarga dan lingkungan pendidikan harus berjalan bersama untuk membentuk anak yang sehat secara fisik sekaligus kuat secara mental.

“Jadi, pendidikan karakter itu juga penting. Salah satu penunjang ketahanan bangsa adalah anak-anak yang kuat secara mental,” ujarnya.

Gagasan tentang sekolah yang sehat, aman, nyaman, berkarakter, dan berprestasi juga diterapkan di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.

Kepala SMA Negeri 2 Kota Tangerang Kukuh Wahyudi mengatakan konsep tersebut telah menjadi bagian dari program sekolah sejak dirinya dipercaya memimpin pada 2017.

“Memang kami ingin menjadikan sekolah kita menjadi sekolah yang aman, nyaman buat anak didik kita,” ujarnya.

Baginya, sekolah harus membuat peserta didik merasa betah. Lebih dari sekadar ruang belajar, sekolah diharapkan dapat menjadi rumah kedua yang memberi rasa aman sekaligus inspirasi bagi masa depan. (gin)


Editor : Inilahkoran