Sindikat Perdagangan Bayi Gunakan Penampungan di Kabupaten Bandung

Polisi mengungkap bahwa sindikat perdagangan bayi memiliki tempat penampungan di Kabupaten Bandung. Bayi-bayi yang akan dikirim ke Singapura ditampung terlebih dahulu di Kabupaten Bandung.

Sindikat Perdagangan Bayi Gunakan Penampungan di Kabupaten Bandung
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan

INILAHKORAN, Bandung - Polisi mengungkap bahwa sindikat perdagangan bayi memiliki tempat penampungan di Kabupaten Bandung. Bayi-bayi yang akan dikirim ke Singapura ditampung terlebih dahulu di Kabupaten Bandung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, mengkonfirmasi bahwa tempat penampungan bayi-bayi tersebut berada di Kabupaten Bandung. Lokasi penampungan adalah sebuah rumah di kawasan penduduk, namun Surawan tidak menjelaskan secara rinci lokasi rumah tersebut.

Surawan menuturkan bahwa bayi-bayi yang baru lahir langsung dibawa ke rumah tersebut.

“Bayi-bayi tersebut dirawat selama tiga bulan sebelum nantinya dikirim ke Singapura melalui jalur Jakarta dan Pontianak,” katanya, Rabu (16/7).

Rumah yang dijadikan tempat penampungan bayi tersebut sudah digunakan sejak tahun 2023. Surawan belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena pemeriksaan masih terus dilakukan untuk pengembangan selanjutnya.

Polda Jawa Barat berhasil menggagalkan jaringan perdagangan manusia yang hendak menjual enam bayi ke Singapura. Keenam bayi tersebut diamankan dari Pontianak dan langsung dibawa ke Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa 12 tersangka telah diamankan dalam kasus ini.

“Para tersangka memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari perekrut awal hingga pengirim,” kata Hendra, Senin (14/7/2025).

Hendra menambahkan bahwa barang bukti berupa surat-surat, identitas, paspor, dan dokumen lainnya telah diamankan. Polda Jabar masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan perdagangan manusia ini.

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, mengatakan bahwa keenam bayi tersebut akan dikirimkan ke Singapura dengan dokumen-dokumen yang lengkap. Satu bayi lainnya telah diamankan dari Tangerang beberapa hari sebelumnya.

“Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari orang tua salah satu bayi yang mengaku anaknya diculik oleh orang tak dikenal. Kami kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap 12 tersangka,” katanya.


Editor : Ahmad Sayuti