Soroti Geliat Politik Jelang Pemilu 2024, Ketua MUI KBB Berikan Pesan Ini untuk Masyarakat

Gesekan yang terjadi pada Pemillu 2014 dan 2019 harus menjadi bahan pengingat dan evaluasi  bagi semua pihak bahwa persatuan bangsa tetap berada di atas segalanya.

Soroti Geliat Politik Jelang Pemilu 2024, Ketua MUI KBB Berikan Pesan Ini untuk Masyarakat
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KBB, KH. Muhammad Ridwan.

INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang Pemilu 2024, sejumlah tokoh di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai mewanti-wanti masyarakat untuk berhati-hati dan lebih mematangkan pola pikir dalam memilih pemimpin.

Hal itu diungkapkan tokoh ulama sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KBB, KH. Muhammad Ridwan.

Menurutnya, gesekan yang terjadi pada Pemillu 2014 dan 2019 harus menjadi bahan pengingat dan evaluasi  bagi semua pihak bahwa persatuan bangsa tetap berada di atas segalanya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat bisa menahan diri untuk tidak mengikuti ego dalam  tahun politik mendatang di 2024.

"Kami berharap sekala pada masyarakat baik yang berada di daerah maupun di kota untuk lebih berhati-hati dan lebih mematangkan pola pikir dalam keramaian politik jelang Pemilu 2024 mendatang," kata Ridwan, Kamis 25 Mei 2023.

Ridwan menyebut, semua partai politik dan calonnya baik. Namun, akan lebih baik jika melihat apa yang sudah terjadi, maka kesalahan yang terlah dibuat ditinggalkan.

"Tentunya yang bagusnya dilanjutkan," imbuhnya.

"Terpenting, agar siapapun tidak menjelek-jelekan, apalagi menghinakan orang lain dalam berpolitik,' tegasnya.

Tak hanya itu, Ridwan juga berpesan kepada generasi muda agar tidak terbawa arus dalam panasnya atmosfer politik.

"Karena diri kita belum tentu lebih baik dari mereka yang dicalonkan oleh partainya," ujarnya.

Ridwan menilai, ketimbang menghujat, alangkah lebih baik agar semua pihak bisa memperbaiki diri agar akhlak diri masing-masing lebih baik.

Selain itu, sambung Ridwan, jika melihat geliat politik yang mulai bergerak saat ini, dirinya berharap agar tidak terjadi suasana yang panas seperti dua Pemilu sebelumnya.

"Saya berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar bisa menciptakan dan menjaga kondusivitas baik menjelang maupun saat Pemilu berlangsung," tandasnya. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti