Syuting Tersendat Sengketa BPPL

Syuting Tersendat Sengketa BPPL
SENGKETA BPPL: Suasana di gerbang klaster Bogor Golf Hijau (BGH) Sentul City, Desa Cijayanti, Babakan Madang.

Oleh: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Seharusnya pagi itu menjadi awal kesibukan kru sebuah film layar lebar. Peralatan telah disiapkan, lokasi sudah dipastikan, dan kamera tinggal merekam adegan pertama.

Namun, sebelum roda produksi bergerak, perjalanan mereka justru terhenti di gerbang Klaster Bogor Golf Hijau (BGH), Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sejumlah kendaraan kru disebut tidak diizinkan memasuki kawasan pada Kamis (6/8). Penyebabnya, vila yang akan dijadikan lokasi syuting disebut masih memiliki persoalan terkait Biaya Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan (BPPL).

Padahal, menurut pihak pengurus lingkungan, manajer lokasi dari rumah produksi telah mengantongi izin dari pemilik vila, Ketua RT dan RW setempat, Polsek Babakan Madang, hingga kepolisian tingkat Polda Jawa Barat.

Ketua RT 02 RW 08 Klaster Bogor Golf Hijau, Jimmy Dumais, mengatakan kru akhirnya baru bisa memasuki kawasan pada siang hari setelah dilakukan komunikasi antara personel Polsek Babakan Madang dan petugas keamanan pengelola kawasan.

“Tadi pagi masih ditahan kru film layar lebar, baru siang tadi diizinkan masuk setelah personel Polsek Babakan Madang melobi security Perumahan Sentul City,” ujar Jimmy.

Jimmy menyayangkan persoalan BPPL masih menjadi alasan pembatasan akses.

Menurutnya, terdapat Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3415 K/Pdt/2018 yang berkaitan dengan sengketa tersebut.

Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas terhadap pengelola kawasan apabila dinilai tidak menjalankan putusan pengadilan.

“Harusnya Pemkab Bogor tegas menegakkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3415 K/Pdt/2018. Kalau melanggar, berarti itu perbuatan melawan hukum,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro mengaku baru mengetahui adanya informasi mengenai terhambatnya aktivitas syuting tersebut.

(gin)


Editor : Inilahkoran