UIN SGD Bandung Luncurkan Program Tracer Study 2021, Apa Itu?

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung meluncurkan program unggulan, Tracer Study 2021, apa itu?

UIN SGD Bandung Luncurkan Program Tracer Study 2021, Apa Itu?
Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung yang meluncurkan program Tracer Study 2021.

INILAHKORAN, Bandung - Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung meluncurkan program Tracer Study 2021.

Tracer Study 2021 merupakan pendataan karier bagi lulusan S-1, S-2, S-3 tahun 2019 dan 2020 dan diprakarsai Pusat Karier UIN SGD Bandung.

Alumni tahun tersebut dianjurkan mengisi link pendataan di karir.uinsgd.ac.id/tracer_study secara mandiri. Program pendataan dimulai 27 Agustus hingga 29 Oktober 2021.

Baca Juga: Alhamdulillah, 28 Dosen UIN SGD Bandung Lolos Uji Kompetensi Internasional

Rektor UIN SGD Bandung Mahmud menjelaskan, selain untuk mengetahui outcome yang dihasilkan oleh UIN SGD Bandung, tujuan lain diadakannya Tracer Study ini adalah sebagai bahan evaluasi bagi UIN SGD Bandung terhadap lulusan yang dihasilkan.

Apakah lulusan UIN SGD Bandung telah memenuhi standar kompetensi yang sesuai dunia kerja atau belum dan hal lain juga adalah sebagai salah satu nilai tambah dalam proses akreditasi perguruan tinggi.

"Tracer Study ini bertujuan untuk meningkatkan mutu universitas saat akreditasi. Dengan mengisi Tracer Study ini memberikan kesempatan kepada alumni untuk turut berkontribusi bagi kemajuan almamater tercinta,” tuturnya pada Jumat, 10 September 2021.

Baca Juga: 720 Mahasiswa Baru Bergabung ke FAH UIN SGD Bandung

Sementara itu, Wakil Rektor 3 Ahmad Fathonih mengajak kepada seluruh alumni UIN SGD Bandung untuk turut serta mensukseskan program Tracer Study.

“Kami berharap agar alumni berkenan dengan sukarela mengisi link Tracer Study, sebagai bukti cinta pada almamaternya, agar Karier mereka kedepannya lebih barokah”, tuturnya.

Kepala Pusat Karier Betty Tresnawaty menegaskan, bahwa kegiatan Tracer Study ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang outputnya berupa data data penting yang mendukung akreditasi dan menjadi acuan kinerja institusi.

“Saya berharap para alumni lulusan 2019 dan 2020 dimanapun berada berkenan mengisi link tracer study tersebut sebagai bukti kepedulian dan cinta terhadap almamater demi peningkatan kualitas institusi ke depannya,” pungkas Betty Tresnawaty. (okky adiana).***


Editor : inilahkoran