UMKM Kabupaten Cirebon Didorong Naik Kelas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon- Sebanyak 179.600 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon didorong meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses permodalan hingga memanfaatkan pasar digital agar naik kelas.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang difasilitasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Cirebon bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon.
Bupati Cirebon Imron dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan menyebut, UMKM memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian daerah.
“UMKM bukan hanya berbicara tentang angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan keluarga, kemandirian masyarakat, dan penguatan ekonomi di tingkat desa dan kecamatan,” kata Alex, Minggu (20/9).
Berdasarkan data Pemkab Cirebon, terdapat 179.600 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai sektor. Mulai dari kuliner, perdagangan, kerajinan, fesyen, pertanian, perikanan hingga jasa.
Namun, besarnya jumlah pelaku usaha tersebut dinilai harus dibarengi peningkatan kualitas pengelolaan bisnis.
Pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga dituntut memperbaiki kemasan, melengkapi legalitas usaha dan melakukan pencatatan keuangan secara tertib.
Pemanfaatan media sosial dan marketplace juga didorong untuk memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM Kabupaten Cirebon.
“Mari kita ubah pola pikir dari sekadar bagaimana usaha saya tetap berjalan, menjadi bagaimana usaha saya bisa berkembang, naik kelas, membuka lapangan kerja, dan memiliki pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Alek menjelaskan, PKU Akbar tersebut diikuti 230 nasabah PNM dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon serta 20 pelaku UMKM dari wilayah timur Cirebon.
(maman suharman)
Editor : Inilahkoran

