Urai Macet di Puncak, Pemerintah Pusat Bakal Bangun Jalan Tol Caringin-Cianjur
untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak pemerintah pusat rencananya bakal ruas jalan tol Caringin Cianjur
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Puncak - Untuk urai kemacetan di kawasan Puncak, Komisi V DPR- RI dan Direktorat Jenderal (Dirtjen) Bina Marga ,Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPU-PR) meninjau Pintu Tol Caringin, Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kabupaten Bogor.
Kedatangan mereka untuk mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak, rencananya pemerintah pusat akan membangun shortcut atau tepatnya Ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur.
"Pemerintah pusat (KemenPU-PR) akan membangun shortcut demi mengatasi kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Puncak, tepatnya Jalan Tol Caringin-Cianjur," kata anggota Komisi V sekaligus anggota badan anggaran (Banggar) DPR RI Mulyadi kepada wartawan, Minggu, 5 Juni 2022.
Baca Juga: YJN Usulkan Penambahan Rest Area di Puncak Bogor Untuk Penataan Pedagang
Mulyadi menambahkan bahwa dengan terbangunnya Jalan Tol Caringin-Cianjur, maka pintu masuk dan keluar wisatawan yang menuju Kawasan Puncak tidak berpusat di Pintu Tol Gadog.
"Wisatawan atau orang yang menuju Kawasan Puncak bisa melalui Jalan Tol Caringin-Cianjur, mereka bisa langsung menuju Exit Tol di Gunung Mas, Cisarua hingga bisa menghindari kemacetan di wilayah atau Kemacetan Megamendung," tambah Mulyadi.
Politisi Partai Gerindra tersebut menuturkan pada Tahun 2023 KemenPU-PR akan membuat feasibility study (FS), lalu dilanjutkan pembuatan detail engineering design (DED) di Tahun 2024 mendatang.
Baca Juga: Besok Puncak Hari Jadi Bogor, CEK DISINI... Pantau Ruas Jalan yang Ditutup
"Tahun 2023 KemenPU-PR akan membuat FS, kajian analisa dampak lingkungan (Amdal) dan dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT). Setelah itu, Tahun 2024, KemenPU-PR akan melakukan pengadaan tanah, pembuatan DED dan juga mencari investor yang mau membiayai proyek tersebut. Walaupun begitu teman-teman di Komisi V DPR-RI akan mendesak melakukan percepatan, bahkan ada teman dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur lebih mendukung rencana pembangunan ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur dibanding membangun jalan tol di Dapilnya," tuturnya.
Mulyadi berterima kasih, teman-teman di Komisi V dan Dirtjen Bina Marga, KemenPU-PR berempati terhadap masalah kemacetan lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.
"Saya berterima kasih pimpinan Komisi V DPR-RI dan KemenPU-PR, setelah saya memaparkan beberapa solusi permasalahan kemacetan lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak, mereka lebih memilih opsi membangun ruas Jalan Tol Caringin-Cianjur," ucap Mulyadi. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


