Warga Keluhkan Kantor Pelayanan Keimigrasian di MPP KBB Belum Beroperasi, Kepala DPMPTSP Ungkap Alasannya

Hadirnya fasilitas Mal Pelayanan Publik (MPP) yang disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk mempermudah pelayanan administrasi bagi masih mendapat keluhan dari masyarakat Bandung Barat.

Warga Keluhkan Kantor Pelayanan Keimigrasian di MPP KBB Belum Beroperasi, Kepala DPMPTSP Ungkap Alasannya
Salah satu ruangan pelayanan MPP yakni konter pembuatan paspor belum beroperasi. Padahal, banyak warga KBB yang datang dari berbagai pelosok, namun ruangan khusus pelayanan imgrasi tersebut masih tutup. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Hadirnya fasilitas Mal Pelayanan Publik (MPP) yang disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk mempermudah pelayanan administrasi bagi masih mendapat keluhan dari masyarakat Bandung Barat.

Pasalnya, salah satu ruangan pelayanan MPP yakni konter pembuatan paspor belum beroperasi. Padahal, banyak warga KBB yang datang dari berbagai pelosok, namun ruangan khusus pelayanan imgrasi tersebut masih tutup.

"Saya sudah dua kali datang ke ruangan Imigrasi di MPP KBB. Tapi tutup terus, padahal saya butuh untuk membuat paspor," kata Dina Andini (43) warga Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang kepada wartawan.

Dini mengakui, sebelumnya dirinya mendapatkan informasi bahwa Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung membuka layanan pembuatan paspor di MPP KBB.

Oleh karenanya, ibu dua anak ini sengaja datang ke MPP KBB yang baru diresmikan oleh Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan pada 16 Maret 2023.

"Pertama datang, kata petugas kalau layanan keimigrasian tidak buka setiap hari. Makanya saya datang lagi, eh masih tutup," ungkapnya.

Lantaran tak kunjung buka, kata Dini, akhirnya membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Bandung di Miko Mall.

Hal itu dilakukan lantaran kondisinya mendesak membuat paspor karena mendapat tugas dari perusahaan ke Korea Selatan.

"Tadinya saya senang,  kalau di MPP KBB ada layanan pembuatan paspor. Pas banget, saat perusahaan mau menugaskan ke Korea di KBB ada layanan pembuatan paspor. Namun sayangnya belum beroperasi," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di MPP KBB, ruangan yang disiapkan untuk pelayanan keimigrasian terlihat tutup dan tak ada seorang pun petugas yang ada di sana.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KBB Maman Sulaiman membenarkan bahwasanya layanan pembuatan paspor masih belum berjalan optimal.

"Khusus untuk layanan pembuatan paspor memang belum berjalan," ujarnya.

"Pelayanan keimigrasian masih terkendala dikarenakan belum tersedianya kelengkapan kamera yang digunakan untuk pembuatan paspor," jelasnya.

Maman tak memungkiri, banyak warga yang datang  ke MPP KBB untuk membuat paspor. Namun belum bisa dilayani karena ketiadaan kamera.

"Makanya ruangan Imigrasi selalu tutup. Kendalanya di kamera, bisa saja Pemda KBB memfasilitasi pengadaan kamera namun spesifikasinya harus sesuai dengan yang ada di Imigrasi," punkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani